Korban Gempa Sapudi Mulai Kekurangan Air Bersih

Foto: Edy Rasyadi Sekdakab Sumenep
1011
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Akibat gempa bumi Situbondo 6.4 skala richter (SR) menyebabkan persediaan air bersih di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai berkurang. Sebagai antisipasi Polres Sumenep meminta Pemerintah Daerah untuk menyediakan tandon air bersih.

"Saya sedang koordinasi dengan Pemerintah Daerah, karena air bersih di Sapudi sangat dibutuhkan, terutama bagi korban gempa," kata Kompol Abdul Mukti saat ditemui di Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Jumat, 12 Oktober 2018.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Edy Rasiyadi mengaku telah koordinasi dengan Camat Sapudi. Sehingga dipastikan persediaan air bersih tetap terjamin. "Saya sudah telepon tadi Camat untuk menyediakan tandon air, termasuk armada untuk mengangkut air ke lokasi berdampak gempa," katanya.

Sebab kata Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga itu sangat tidak memungkinkan jika sarana penyediaan air bersih disediakan dari daratan. Itu dikarenakan keterbatasan transportasu laut. "Kalau mobilnya dan yang lain disediakan dari daratan membutuhkan waktu agak lama. Jadi, untuk sementara ini fasilitas penyediaan air bersih langsung disediakan disana," tegasnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar