Diduga Sering Dijadikan Tempat Mesum, Sejumlah Rumah Kos di Sumenep Akan Ditutup Paksa

Foto: Wakil Bupati Sumenep ditengah hasil razia yang digelar Satpol PP
1214
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi berjanji akan menutup paksa rumah kos yang diketahui disalahgunakan seperti dijadikan sebagai tempat mesum dan pesta minuman keras (Miras).

"Siapapun yang berani membekingi, kita libas pokoknya, kita ingin anak muda tidak melakukan hal yang negatif, seperti konsumsi miras, kumpul kebo dan sejenisnya,” katanya saat dimintai keterangan awak media, Rabu (10/10/2018).

Oleh karenanya, Fauzi menyarankan pengelola rumah kos untuk lebih berhati-hati dan memperketat pengawasan.

“Pengelola kos kosan ini harus lebih ketat mengawasi, bisa saja dengan memasang CCTV dan semacamnya,” jelasnya.

Bahkan, jika tetap saja membandel rumah kos menjadi sarang kumpul kebo, Pemerintah tidak akan segan mengambil langkah tegas. "Jika berulang ulang kali kos kosan itu menyediakan tempat, kita akan cabut izinnya, biar menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Sebelumnya sebanyak 15 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan diamankan petugas Satpol PP Sumenep. Mereka diamankan di tiga rumah kos karena diduga  selingkuh, menjadi PSK dan juga melakukan pesta miras. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar