Tak Disangka, Pelaku Perampokan Sadis Disiang Bolong Berjumlah 5 Orang

Foto: Eliavisafitri salah satu korban perampokan saat mendapatkan perawatan medis RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep
1124
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep - Pelaku perampokan pedagang emas di Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (9/10/2018) diperkirakan berjumlah lima orang.

"Pelaku perampokan pedagang emas diperkirakan berjumlah empat hingga lima orang," kata Kapolsek Pasongsongan, AKP Suwardi saat dikonfirmasi melalui sambungan teleponnya.

Menurutnya, saat perampok sadis itu melakukan aksinya, mereka terlebih dahulu melukai korbannya menggunakan senjata tajam. Setelah korbannya terluka, pelaku kemudian menjarah tas milik korban dan membawanya kabur.

“Setelah tas korban ditangan pelaku, pelaku langsung melarikan diri. Sementara korbannya, berteriak minta tolong,” terang Suwardi.

Ditambahkan Suwardi, aksi perampokan itu terjadi di jalan simpang tiga menuju Desa Bindang, Kecamatan Pasongsongan.

Saat itu, korban Slamet Hariyanto selaku pemilik toko emas dan keponakannya Eliavisafitri, baru pulang dari Pasar Pasongsongan.

Akibat aksi tersebut Eliavisafitri mengalami luka bacok. Selain itu emas seberat 3,5 Kilogram dan uang Rp200 juta raib dibawa komplotan pelaku perampokan. (Ita/diens)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Sebanyak 132 perumahan di Kota Batu belum menyerahkan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum ke Pemkot. Kepala DPKP Kota...

MEMOonline.co.id. Sampang- Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perkara dugaan tindak pidana korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep memasuki babak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kasus dugaan reklamasi pantai di wilayah pesisir Gresik Putih, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

Komentar