Foto Bersama Pengurus MUI Banten
Foto Bersama Pengurus MUI Banten
MEMOonline.co.id, Banten - Pengurus Majelis MUI Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Periode 2018-2023 resmi dikukuhkan. Pengukuhan itu dilakukan oleh KH. Hamdi Ma'ani Ketua MUI Kabupaten Pandeglang, Senin (3/9/2018).
Cristian PB. Halim selaku Owner Pulau Umang berharap dilantiknya pengurus MUI Kecamatan Sumur bisa membentengi masyarakat ditengah berkembangnya dunia teknologi.
"Saya berharap sekali kepada jajaran MUI untuk kedepannya karena zaman teknogi sekarang semakin canggih tidak berbatas, hoaxs dan ujaran kebencian semakin banyak. Saya juga berharap MUI Kecamatan Sumur ini menjadi benteng hati nurani dalam hidup, bagaimana hidup menjadi amanah dan menjadi kebaikan bagi yang lain," harapnya.
Cristian selama ini Pulau Umang di kelola secara keseluruhan oleh masyarakat lokal Sumur dan tidak ada manager dari jakarta, seperti manager ondiuti (MOD).
Ketum MUI Pandeglang KH. Hamdi Ma'ani mengatakan tugas MUI sangatlah berat. Sebab karena harus melakukan kerjasama antara pengurus dan juga pemerintah.
"Fungsi daripada MUI adalah selain memberikan arahan kepada masyarakat juga harus ada kerjasama dengan aparatur pemerintah setempat untuk bagaimana menciptakan suasana yang kondusif, sebab MUI tugasnya bukan sekedar ngaji saja dahwah ini sangat luas tidak sekedar ngajak manusia untuk menuju kebaikan juga memperbaiki umat umat yang kurang baik," katanya
Selain itu MUI juga berkewajiban mengamankan lokasi lokasi yang ada di daerah tersebut ikut mengamankan fasilitas kenegaraan maupun keagamaan.
Sementara itu Ketua MUI Kecamatan Kecamatan Sumur KH. Zaenudin Alhabshi mengatakan pelantikan tersebut sebagai bentuk keseriusan untuk menjalankan semua tugas yang ada.
"Kalau awalnya pelantikan saja sudah tidak memikirkan dan tidak ada prioritas maka nanti kesananya juga tidak akan benar benar tanggung jawabnya, kepada yg hadir saya ucapkan terimakasih mari kita jaga kebersamaan kesungguhan dan jangan ada unsur unsur lain di tubuh MUI, sebab majlis ulama itu bukan tempatnya cari uang tapi tempat amanah dan nanti kita akan di minta pertanggung jawaban oleh Allah SWT," jelasnya.
Zaenudin berkomitmen bersama pengurus yang lain untuk mengedepankan asas keislaman, termasuk dibidang wisata. "Kami harap tempat wisata yang ada di kecamatan Sumur bisa menjadi Wisata religi Sesuai dengan slogan Pandeglang kota Santri," tegasnya.
Dalam acara pelantikan dihadiri oleh pengurus MUI Kabupaten Pandeglan, Muspika Kecamatan Sumur, Camat Sumur, Kapolsek, Danposmil yang di wakili, Kepala KUA, Kades Sumberjaya, tokoh masyarakat, Lembaga, serta para Alim Ulama se-Kecamatan Sumur. (Enton Sultoni/jun)