Foto : Pimpinan Bank Jatim Cabang Pamekasan Bidang Operasional saat Menunjukkan Uang Kiriman dari BI yang Bersegel
Foto : Pimpinan Bank Jatim Cabang Pamekasan Bidang Operasional saat Menunjukkan Uang Kiriman dari BI yang Bersegel
MEMOonline.co.id, Pamekasan - Keputusan Uang (upal) yang berada di dalam kotak ATM Bank Jatim Cabang Pamekasan, yang yang dapat meresahkan nasabah, hingga saat ini masih belom terkuak siapa dalangnya, entah itu dari Bank itu sendiri atau dari Bank Indonesia (BI), Senin (04/09/2018).
Sesuai Pernyataan dari Santoso, Pimpinan Bank Jatim Cabang Pamekasan Bidang Operasional, uang yang masuk ke Kabupaten Pamekasan itu, kemungkinan besar atas keteledoran BI.
"Nanti kami informasikan ke BI, karena semua uang itu ngambilnya dari BI. Itu sudah dipastikan segel. Ia mungkin ada keteledoran situ, itukan uangnya banyak. Kalok kesengajaankan tidak mungkin, masak hanya satu lembar kan gitu," kilah Santoso, seakan kesalah itu memang bersumber dari BI.
Ditanya soal alat pendeteksi upal, pihaknya mengalihkan pembicaraan akan prosedur yang berlaku untuk itu. "Disini ada prosedurnya, memperbaiki, nanti semisal itu meragukan, nanti ditarik dan diganti, karena kita ngambilnya itu dari BI," tuturnya.
Bahkan, ia menyatakan, bahwa adanya keteledoran upal didalam kotak ATM di Bank Jatim Cabang Pamekasan itu hanya kali ini saja. "InsyaAllah ini pertama yang komplin kayak gini di Bank Jatim," paparnya.
Lebih lanjut, Santoso tetap bersikukuh, bahwa dia tidak dapat menentukan dan mengoptimalkan uang yang ada pihaknya sudah mengantongi alat pendeteksi. Jadi yang cocok untuk uang dan uang yang layak BI (seakan tak ada gunanya alat pendetekai upal yang berada di Bank Jatim Pamekasan). "Ia kemudian mengirim sama kita, jadi yang yakinkan dan tidak layaknya itu BI," dalihnya.
Bahkan, Santoso menegaskan, bahwa uang yang diduga palsu itu tidaklah palsu, melaikan kemungkinan besar dikena minyak atau solar.
"Menurut penelitian Bank kami, itu tidak palsu. Karena semua ciri-ciri sudah jelas. Mungkin hanya kena minyak atau soal, itu aja," dalihnya.
Padahal, dirinya sudah jelas-jelas menyatakan, bahwa uang yang ada didalam kotak ATM itu bersumber dari BI langsung yang di segel. Dari situ saja, sangat tidak singkron sekali dengan pernyataan awalnya.
Jika memang dikena minyak atau solar, otomatis bukan hanya satu lembar uang saja yang kena, melainkan uang yang lainnya juga akan terkena. (Faisol)