BPBD Sumenep Siapkan Anggarkan Rp 500 Juta Untuk Korban Gempa Lombok

Foto: Rahman Riadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep
1112
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Sebagai wujud kepedulian kepada korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Rahman Riadi, anggaran tersebut akan diambilkan dari APBD Perubahan tahun 2018.

"Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumenep sebesar Rp500 juta. Itu dianggarkan pada PAK," katanya, Senin (3/9/2018).

Sementara bantuan tersebut, nantinya akan disalurkan kepada pemerintah di Lombok.

"Semua bantuan akan dipusatkan disana (Lombok)," jelasnya.

Ditanya apakah korban yang ada di Sumenep juga dianggarkan?, mantan Sekretaris Perpusda dan Kearsipan Sumenep itu memastikan tidak bisa menerima. Sebab, bantuan tersebut akan dikirim langsung pemerintah NTB.

“Semua bantuan dipusatkan ke Lombok dan sudah dikirim. Masak mau ditarik lagi,” katanya.

Sebelumnya sekitar 300 warga Sumenep yang berada di Lombok memilih pulang ke kampung halamannya. Karena kondisi di Lombok terus diguncang gempa bumi. Mereka pulang dengan menggunakan transportasi laut. Ratusan warga itu merupakan penduduk Kecamatan Sapeken. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar