Foto: Ilustrasi PJU
Foto: Ilustrasi PJU
MEMOonline.co.id, Sumenep – Dalam setiap bulannya, anggaran yang dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Madura, Jawa timur, untuk bayar penerangan jalan umum (PJU), mencapai Rp1,5 miliar. Dan anggaran tersebut diambilkan dari APBD 2018.
"Untuk biaya PJU setiap bulan mencapai Rp 1,5 miliar," kata Edy Purwanto, Kabid Pengembangan dan Keselamatan, Dishub Sumenep.
Menurutnya, anggaran yang dikeluarkan itu terdapat penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
"2017 lalu beban biaya yang harus kami bayar pada Rp1,8 miliar tiap bulan," jelasnya.
Dikatakan anggaran tersebut dibayarkan untuk penerangan sekitar 4 ribu titik PJU yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep.
Kendati demikian, pihaknya optimis tahun 2019 anggaran untuk PJU lebih kecil dari tahun 2018. Karena sejak beberapa tahun Dishub mencanangkan program meterisasi, yakni beban dihitung dengan cara menghitung beban setiap titik.
"Sistem meterisasi ini penghitungan akan jelas setiap titiknya. Kalau dari dulu kita kan pakai sistem taksasi, yakni menghitungnya general, dipakai atau tidak dipakai sama saj, dan beban besar sekali," terangnya.
Disamping itu, lanjut Edy, penurunan beban juga disebabkan banyaknya pergantian dari lampu biasa ke lampu LED. Menurut Edy, LED meski cahayanya lebih terang, beban biaya justru lebih murah.
"Jadi LED ini membantu mengurangi beban pembiayaan listrik yang tersebar di jalan-jalan raya yang ada di Sumenep. Kedepan kami diusahakan untuk terus menekan tingginya pembayaran," pungkasnya. (Ita/diens)