Sulit Air, Petani Tembakau di Sumenep Enggan Bercocok Tanam

foto: ilustrasi lahan tembakau
1186
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Gara-gara kesulitan air, sejumlah petani tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, enggan menanam tembakau.

Meski tanaman perkebunan tersebut menjadi prioritas bagi petani dalam setiap tahunnya, namun karena alasan sulit air, mereka jadi enggan bercocok tanam.

Hal itu diperkuat pernyataan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sumenep, M Ramzi, jika pada tahun ini petani di daerahnya, kurang minat menanam tembakau.

"Semangat petani untuk menanam tembakau tahun ini menurun dibandingkan musim tanam tahun lalu," kata M Ramzi, Kamis (12/7/2018).

Menurutnya, salah satu faktor yang sangat urgen karena petani kesulitan untuk mendapatkan air. Sebab, tahun ini masuk kategori kemarau panjang.

"Oleh karenanya kami harap kedepan pemerintah untuk mencanangkan program pengeboran, utamanya di daerah zona kritis air," tegasnya.

Kabid Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumenep, Abdul Hamid mengatakan, hingga saat ini baru 50 persen dari potong area sebanyak 21.893 hektar.

"Baru sekitar 50 persen petani yang menanam tembakau. Tapi kami tetap optimis mencapai target. Karena para petani tembakau masih terus menanam setiap hari,” kata katanya.

Menurutnya salah satu faktor belum tercapainya 100 persen ploting areal tembakau itu, karena musim kemarau datang dengan tiba-tiba. Sehingga banyak lahan yang tidak bisa ditanami tembakau. Disamping itu meski pun baru masuk musim kemarau, persediaan air juga mulai minim.

Tidak hanya itu, pada musim tanam tembakau kali ini, petani lambat menyimpan air. Sedangkan di Sumenep ini mayoritas petani masih mengandalkan air hujan untuk mengairi tanamannya.

Hamid menegaskan, dari target ploting areal tembakau tahun 2018 diproyeksikan akan menghasilkan tembakau sebanyak 14 ribu ton dengan perkiraan 600 kwintal per hektarenya.

“Prediksi itu apabila tanamam tembakau sesuai dengan target ploting areal. Ya ketika tidak sesuai dengan target ploting areal, tentu tidak mencapai target juga,” tegasnya. (Ita/diens)

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar