Prosesi Sakral Bulan Suro, PSHT Sumenep Lahirkan 107 Pendekar Baru Berbudi Luhur

Foto: Prosesi Sakral Bulan Suro 107 Pendekar Baru PSHT Sumenep
27
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep kembali menggelar prosesi pengesahan warga Tingkat I Tahun 2026 di Gedung KORPRI Sumenep, Sabtu (20/6/2026) malam.

Kegiatan sakral yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna.

Pada tahun ini, PSHT Cabang Sumenep mengesahkan sebanyak 107 warga baru yang siap mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep, Ketua IPSI Sumenep, perwakilan perguruan silat se-Kabupaten Sumenep, serta pengurus, dewan, pelatih, dan ketua ranting PSHT.

Ketua Panitia, Hosni, menjelaskan bahwa 107 warga baru yang disahkan terdiri atas 80 siswa laki-laki dan 27 siswa perempuan. Mereka berasal dari berbagai ranting PSHT yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan Kabupaten Sumenep.

Ketua Cabang PSHT Sumenep, Abd. Razak, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga baru yang telah resmi disahkan.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama PSHT bukan hanya mencetak pendekar yang memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga pribadi yang berbudi luhur.

“Saya ucapkan selamat kepada warga baru. Pada malam ini kita melahirkan saudara baru dari rahim yang berbeda, namun memiliki satu tujuan, yakni menjadi pendekar yang berbudi luhur, mengetahui benar dan salah, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta mampu berperan aktif dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Abd. Razak, pengesahan warga baru merupakan tradisi bulan Suro atau Muharram yang terus dijaga sebagai bagian dari pembentukan fisik dan mental anggota.

PSHT, kata dia, tidak hanya mengajarkan pencak silat, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, persaudaraan, serta tanggung jawab sosial.

“Pengesahan ini merupakan agenda tahunan organisasi untuk mencetak warga baru. Para siswa yang disahkan telah melewati berbagai tahapan, mulai dari latihan, pendadaran hingga pembinaan,” imbuhnya.

Di akhir kegiatan, pengurus PSHT Sumenep berharap seluruh warga yang baru disahkan mampu menjaga nama baik organisasi serta mengamalkan ajaran berbudi pekerti luhur demi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.

Penulis     :    Ismi

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Aktivitas penambangan yang dilakukan secara nekat di luar jam yang diizinkan, bahkan hingga dini hari, kembali menelan...

MEMOonline.co.id. Jember- Pemerintah Desa Suren menggelar acara Tahlil Akbar bersama KH Khazin Mudhar (Ponpes Miftahul Ulum) menggandeng Majelis...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pembangunan rumah susun untuk lingkungan Polres Lumajang yang dibiayai dari hibah Pemerintah Kabupaten Lumajang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Proses hukum kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep terus bergulir....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep memanfaatkan peringatan Bulan Bung Karno sepanjang Juni 2026 sebagai momentum untuk...

Komentar