Foto: Pembuatan Pupuk POLYCHAR PLUS
Foto: Pembuatan Pupuk POLYCHAR PLUS
MEMOonline.co.id, Jember- Fakultas POLITEKNIK Negeri Jember, Menggelar pelatihan pembuatan pupuk POLYCHAR PLUS bertempat dirumah Sholeh di Dusun Krajan, Banjarsengon, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Sabtu (16/8/2025).
Pembuatan pupuk POLYCHAR tersebut dihadiri oleh Time Dosen IR. Sugiarto, M.P., Descha Giatri Cahyaningrum, S.P., M.P, Ni Nengah Putri A,. S.P., M.P, Ramadhan Taufika, S.SI., M SC dan Qanitah, S.ST., M.T.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 09:00 WIB, dihadiri kepala desa (Kades) seputih, Suryadi Kecamatan Mayang, Jember, bersama warga binaannya.
Pembuatan pupuk POLYCHAR PLUS yang di gagas oleh Fakultas POLITEKNIK Negeri Jember merupakan tindak lanjut dari kerjasama/kolaborasi Pemdes Seputih yaitu terkait pengembangan pertanian secara organik.
Dosen IR. Sugiarto, M.P., menjelaskan pembuatan pupuk POLYCHAR PLUS tentunya lebih hemat biaya dan bahan baku pupuk organiknya sangat tersedia dan melimpah dilingkungan.
"Pupuk POLYCHAR PLUS jadi itu campuran dari BIOCHAR pupuk kandang dari kohi domba dan plus puput NPK yang dosisnya di kurangi," kata Sugianto.
Menurutnya, melimpahnya sumberdaya alam yang ada di desa seputih harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Selain itu, melalui kerjasama kolaborasi pemdes seputih dengan Politeknik Negeri Jember, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak.
Dilain sisi, Kepala Desa (Kades) Seputih Suryadi sangat menyambut baik atas kerjasama/kolaborasi masyarakat dengan Politeknik Negeri Jember.
Sebab, dari sektor peternakannya dengan memanfaatkan kotoran dan urine ternak untuk dijadikan pupuk tanaman. Selain itu, pengintegrasian dengan sektor perkebunan juga bisa dilakukan untuk pembuatan pupuk organik.
“Pemanfaatan limbah tanaman dan ternak ini tentunya mengurangi biaya pengeluaran petani sebab pembuatan pupuk berasal dari limbah yang sangat mudah didapat dan tentunya murah,”Pungkasnya.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak