Pemuda Muhammadiyah Sumenep Dorong Perda Pelestarian Bahasa Madura di Rakerda Malang 2025

Foto: Raker Pemuda Muhammadiyah Sumenep di Pusdiklat UMM
1036
ad

MEMOonline.co.id, Malang- Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Pusdiklat UMM, Malang, pada 7-9 Februari 2025.

Rapat ini membahas program kerja satu periode ke depan, mencakup bidang dakwah, organisasi, pengkaderan, komunikasi dan informasi, hingga seni dan budaya.

Salah satu usulan menarik dalam raker tersebut adalah dorongan agar pemerintah Kabupaten Sumenep menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mewajibkan penggunaan bahasa Madura sehari dalam seminggu di pelayanan publik.

Ketua Bidang Seni dan Budaya, Hamidi, menegaskan pentingnya pelestarian bahasa Madura yang semakin tergerus zaman.

"Anak-anak kita mulai meninggalkan bahasa Madura dan beralih ke bahasa Indonesia. Kami akan terus mengadvokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar perda ini segera terbit," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumenep, Moh. Andriansyah, meminta seluruh anggotanya fokus merealisasikan program kerja agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus menjadi gerakan pemuda Islam yang membawa pencerahan peradaban melalui aktivitas sosial, keagamaan, dan seni budaya.

"Pelestarian bahasa Madura juga menjadi bagian penting dari upaya membangun masyarakat Islam yang sebenar-benarnya," pungkasnya.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Mursalin akhirnya memasuki babak baru....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan daerah yang...

Komentar