Komitmen Bersih, Paslon FAHAM Sumenep: Pilkada Damai Tanpa Bebani Masyarakat

Foto: Tim Semut Putih Santri Milenial Sumenep sedang bersih - bersih
1378
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep nomor urut 2, Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Khasyim, menunjukkan komitmen mereka untuk tidak membebani masyarakat dengan sampah dalam setiap kegiatan.

Hal ini terbukti dalam acara FAHAM Bersholawat hingga jilid ketiga, di mana kebersihan lokasi kegiatan menjadi perhatian utama.

Pada Selasa malam (19/11/2024), Lapangan Kecamatan Gapura, Sumenep, menjadi lokasi ketiga acara FAHAM Bersholawat.

Tim Semut Putih Santri Milenial Sumenep, salah satu relawan FAHAM, bergerak cepat membersihkan sampah pascaacara.

Puluhan pemuda berkaos putih memastikan kebersihan lokasi terjaga, sebagai bagian dari komitmen pasangan FAHAM untuk meninggalkan kesan positif pada masyarakat.

Koordinator Santri Milenial Sumenep, Febrianto, menjelaskan bahwa Tim Semut Putih dibentuk khusus untuk menjaga kebersihan setiap lokasi kegiatan FAHAM Bersholawat yang digelar di berbagai kecamatan.

"Kami sudah membuktikan di Stadion A. Yani Panglegur, Lapangan Sawunggaling Pasongsongan, dan sekarang di Gapura. Tim ini akan terus siaga di setiap lokasi acara," ujar Febrianto.

Ia juga menegaskan bahwa aksi ini sesuai arahan langsung dari Calon Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

"Pak Fauzi menginginkan kegiatan Paslon FAHAM bermanfaat bagi masyarakat, termasuk melibatkan UMKM dan memastikan lokasi tetap bersih. Itu adalah komitmen yang kami pegang teguh," tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Relawan Gemoy, Fauzan Adhima, menyatakan bahwa acara FAHAM Bersholawat akan terus roadshow ke kecamatan lain, seperti Saronggi dan Pragaan.

"Kami ingin menciptakan suasana Pilkada Sumenep yang damai, aman, dan penuh keberkahan, jauh dari fitnah serta saling hasut," tegas Fauzan.

Ia menutup dengan menyampaikan visi Paslon FAHAM untuk menjadikan kemenangan mereka sebagai kemenangan seluruh masyarakat Sumenep.

"Kami ingin merangkul, bukan memukul. Pesta demokrasi ini harus menjadi ajang kegembiraan tanpa ketegangan," pungkas Fauzan.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Polemik dugaan rangkap jabatan yang melibatkan Mursalin akhirnya memasuki babak baru....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pendataan, melainkan langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan daerah yang...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kekayaan budaya lokal kembali menunjukkan daya tariknya di tingkat...

Komentar