Sadis ! Seorang Suami di Sumenep Tega Aniaya Istri hingga Tewas Karena Tolak Hubungan Badan

Foto: Pelaku dan Korban yang tersebar di media soasial
16624
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Satreskrim Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Korban, NS (27), warga Dusun Sarperreng Utara, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Sumenep, tewas di tangan suaminya, AR (28), warga Dusun Birampak, Desa Jenangger, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

"Kekerasan pertama terjadi pada Sabtu, 22 Juni 2024, di rumah mertua korban di Dusun Birampak. Saat itu, korban dicekik oleh suaminya karena menolak ajakan berhubungan badan," kata AKP Widiarti, Kasi Humas Polres Sumenep, Minggu (06/10/2024).

Setelah kejadian tersebut lanjut Widi, korban menghubungi orang tuanya untuk dijemput.

Saat tiba di rumah orang tua, korban menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik dengan lebam di wajah dan bekas cekikan di leher.

"Korban kemudian dirawat di RSUD Dr. H. Moh. Anwar," terangnya.

Setelah kondisinya membaik, korban kembali ke rumah suaminya pada September 2024 dengan harapan hubungan rumah tangganya akan lebih baik.

Namun, pada Jumat, 4 Oktober 2024, terjadi cekcok kembali yang berujung pada penganiayaan kedua.

AR memukul wajah korban, menyebabkan memar parah di mata sebelah kanan.

"Akibat penganiayaan ini, korban meninggal dunia pada Sabtu, 5 Oktober 2024, pukul 16.30 WIB di Puskesmas Kecamatan Batang-Batang," terangnya.

Selanjutnya Satreskrim Polres Sumenep segera melakukan penyelidikan dan menangkap AR di rumah orang tuanya.

Pelaku mengakui telah menganiaya korban sebelum kematiannya. Barang bukti berupa pakaian korban diamankan oleh pihak kepolisian.

"AR kini dijerat dengan Pasal 44 Ayat (3),(2),(4) UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang PKDRT dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara," pungkasnya.

Penulis    :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Desa Juluk, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera...

MEMOonline.co.id. Surabaya- Industri aset kripto di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi digital. Di...

MEMOonline.co.id. Kota Malang- Agenda "Ngopi Bareng" Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Andi Syafrani, di Kota Malang, Rabu (5/8/2026), bukan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Hubungan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Sumenep kembali memanas....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Proses pencarian korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 oleh Tim SAR Gabungan di perairan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

Komentar