Awali Tahun 2024, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wingsojudo Lantik Sejumlah Pimpinan Tinggi Pratama di Pendopo Agung

Foto: Pelantikan Pejabat Tinggi Pratama di pendopo agung keraton Soengenep
1675
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Awal tahun 20 24 Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wingsojudo, SH, MH melantik dan mengambil sumpah janji pejabat pimpinan tinggi Pratama administrator pengawasan dan pejabat fungsional di lingkunganPemkab Sumenep tahun 2024.

Sumpah dan janji terlaksana di pendopo keraton Soengenep, Madura, Jawa Timur, Selasa 02 Januari 2024 dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifa, Sekdakab Sumenep Edy Rasiyadi, dan segenap OPD Sumenep.

Usai melaksanakan sumpah dan janji terhadap puluhan pimpinan tinggi Pratama, administrasi, pengawas dan pejabat fungsional, Bupati Achmad Fauzi menyampaikan, kebijakan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam kepemerintahan.

"Melalui mutasi jabatan ini, kami berharap kepada semua OPD bekerja cepat tepat, setidaknya para pejabat memiliki kemampuan untuk terus melanjutkan pembangunan di Kabupaten Sumenep," ungkap Bupati Fauzi.

Hal ini kata Bupati Fauzi, merupakan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi di setiap pribadi di jabatan yang telah di embannya.

"Saat ini kita untuk memperkuat kompetensi di lingkungan masing masing," jelasnya.

Target yang harus di laksanakan, sambung Fauzi harus mengacu bagaimana target kolaborasi dan sinergi setiap OPD yang ada di Kabupaten Sumenep.

"Kita harus mempunyai komitmen bersama antar OPD sehingga program yang telah ditetapkan berjalan dengan baik dan memenuhi target yang kita harapkan," terangnya.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan tentang adanya pengembangan Dinas baru yang telah di pecah dari Dinas yang ada diantaranya.

"Setidaknya, dengan adanya pemisahan Dinas ini dapat mengembangkan dan lebih berkonsentrasi dalam meningkatkan pengembangan pembangunan di Kabupaten Sumenep," harapnya.

Sementara itu OPD yang di pisahkan dari OPD yang lama adalah Perijinan dipisahkan dengan Naker, Bappeda dipisahkan dengan Brinda, BPKAD di pecah dengan Bapeda.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar