Ditinggal Kulakan, Toko Sembako di Sumenep Ludes Terbakar

Foto: Puing-puing toko sembako di sumenep pasca kebakaran
1186
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep – Sebuah toko sembako milik Wisnu, Warga Desa Bragung, Kecamatan Guluk-guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, ludes dilalap si jago merah, Selasa (15/5/2018) siang.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini di lapangan, peristiwa itu terjadi saat pemilik toko sedang tidak ada ditempat (kulakan red). Sehingga kobaran api, sangat sulit dipadamkan oleh warga karena posisi pintu dalam keadaan terkunci.

Yasin, salah satu tetangga korban mengatakan peristiwa itu sangat cepat. Sehingga isi dan bangunan toko hangus terbakar. 

"Api sangat cepat menjalar, warga tidak bisa memadamkan api karena keterbatasan alat pemadam," katanya. 

Saat itu kata Yasin, warga yang berdatangan hanya menggunakan alat tradisonal untuk memadamkan api.

"Kalau warga banyak, tapi mau bagaimana lagi, api sudah terlanjur besar," jelasnya.

Hingga saat ini penyebab terjadinya kebakaran itu belum diketahui. Sebab, pagi harinya di wilayah Guluk-Guluk dan Ganding terjadi hujan lebat.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukit belum bisa dimintai keterangan. "Masih rapat," katanya saat dihubungi melalui sambungan teleponnya. (Ita/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar