Foto : Farid (tengah) pengacara pelapor di Polres Sampang
Foto : Farid (tengah) pengacara pelapor di Polres Sampang
MEMOonline.co.id. Sampang - Diduga palsukan dokumen atau tanda tangan, Pejabat (Pj) kepala desa Batu Poro Barat, kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur dilaporkan, selasa (16/5/2023).
Dugaan pemalsuan tanda tangan pencairan DD serta ADD tahap I dan II oleh oknum Pemerintah Desa Batuporo Barat, sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Jawa Timur, namun dilimpahkan ke Polres Sampang.
"Kami datang untuk memenuhi panggilan Polres Sampang, guna memberikan keterangan, atas laporan dugaan pemalsuan tanda tangan oleh oknum Pemerintah Desa Batuporo Barat," ujar Farid kuasa hukum pelapor.
Sebelumnya kata dia, klien kami sudah melaporkan ke Polda Jatim pada 03 April 2023 lalu, karena mantan perangkat desa (kliennya) tersebut, tidak pernah tanda tangan pencairan DD serta ADD tahap I dan II, saat menjabat.
"Jadi, kedua mantan perangkat Desa Batuporo Barat ini tidak pernah merasa tanda tangan pencairan itu. Tapi, disitu di sejumlah bukti-bukti kami menemukan tanda tangan kedua klien kami," ungkapnya.
Lebih lanjut Farid mengatakan, kedatangannya ke Polres Sampang saat ini, pemanggilan pertama terhadap dua kliennya, pasca berkas laporannya dilimpahkan dari Polda Jatim.
"Tadi klien kami sudah dimintai keterangan, mereka tetap pada prinsip awal, jika tidak pernah tanda tangan dan tidak ada konfirmasi dari pihak Pj Kades Batuporo Barat, ataupun pihak lainnya," pungkas Farid.
Sementara itu, Kapolres Sampang AKBP Siswantoro, melalui Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Pemanggilan terhadap dua mantan perangkat desa Batuporo Barat (pelapor) untuk dimintai keterangan.
"Iya, kami panggil untuk dimintai keterangan atas laporannya, terkait dugaan pemalsuan tanda tangan pencairan DD dan ADD desa Batuporo Barat, saat pelapor menjabat perangkat desa," papar dia.
"Saat ini pemeriksaan awal bagi pelapor dan saksi," pungkas dia.
Penulis : Fathur
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak