Foto : lokasi kegiatan di Gang 9 Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari Lumajang
Foto : lokasi kegiatan di Gang 9 Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari Lumajang
MEMOonline.co.id. Lumajang - Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari Lumajang, belakang ini kerap diperbincangkan. Lantaran, progres pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar dusun di desa sisi paling selatan di Kabupaten Lumajang itu, diduga sarat penyimpangan.
Informasi dihimpun media ini, pembangunan jalan rabat beton di Gang 3 dan Gang 9 desa setempat, dinilai tak sesuai prosedur. Kondisi terkini disampaikan, retak pada bagian badan jalan / rabat beton, ditambal sulam namun pecah lagi. Dirasa aneh, lantaran bangunan tersebut masih tergolong seusia jagung.
Selebihnya sumber terpercaya pada media ini berkata, ada dugaan penyimpangan. Sebutnya, pelaksanaan diduga tak sesuai dengan ketentuan yang ada, hingga material yang digunakannya pun disinyalir tak sesuai spek.
"Saya lihat sendiri, di Gang 3 itu pecah dan ditambal disulam, bekasnya masih ada dan dipecah lagi," ucap nara sumber, namun meminta agar namanya tidak dicantumkan, Senin (10/4/2023).
Berikut pula pihak pelaksana bahkan pemdes, dinilai enggan terbuka pada masyarakat perihal pemasangan name board yang tak nampak dari hulu sampai hilir pelaksanaan proyek.
"Yang tengah berlangsung saat ini di Gang 9. Ini name board tidak ada, sudah disampaikan teguran akan tetapi tetap saja. Maksudnya itu kan sudah jelas aturannya, melalui papan name board, masyarakat bisa mengetahui asal muasal dana yang digunakan, besaran, volume dan lain - lainnya," imbuhnya.
Dugaan ditindaklanjuti berkomunikasi dengan tiga Kasun ( Kepala Dusun ) Desa Tegalrejo. Akan tetapi tak mambuahkan hasil, ketiganya mengaku tak tahu menahu akan pelaksanaan proyek tersebut.
Sejumlah dugaan penyimpangan dicatat, diantaranya termasuk material yang diduga tak sesuai.
Sayangnya, hingga berita ini ditayangkan, Kades Tegalrejo selaku pemangku kepemimpinan di desa tersebut, belum merespon ketika dihubungi melalui pesan WhatsApp. Hingga ditelepon, hanya terdengar nada sambung.
Penulis : Hermanto
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak