Gelar Perkaranya Berjalan Lamban, Pananganan Kasus Dugaan Akta Tanah Palsu di Polres Jember Tersendat

Foto: Polres Jember
1803
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Jember - Kasus dugaan pemalsuan akta tanah di Desa Sukosari yang ditangani oleh Kepolisian Resor Jember, ternyata hingga saat ini belum tuntas proses gelar perkaranya berjalan sangat lambat.

Bagaimana tidak, sejak warga melaporkannya pada 18 Mei 2022 lalu, hingga saat ini 9 Maret 2023, polisi masih baru memulai penyelidikan.

Hal tersebut disampaikan oleh penyidik Polres Jember Briptu Reistra Kriswandanu.

Reistra menyampaikan pihaknya telah meminta keterangan seluruh pihak.

"Kami sekarang sedang melakukan penyelidikan, kemarin sudah meminta keterangan seluruh saksi, terakhir yaitu dari bapak Joni Pelita Kurniawansah, " ujar Reistra.

Sebelumnya diberitakan: Prioritaskan Penanganan Kasus Akta Tanah Palsu, Ribuan Kasus Lain 'Minggir'

Disini lain, Inspektorat Jember membenarkan bahwa telah ada pemalsuan dokumen negara berupa akta tanah di Desa Sukosari.

"Dan kita sudah periksa dan sudah kita laporkan kepada bapak Bupati Jember, memang kondisinya memang sudah terbukti terkait penyalahgunaan atau penyelewengan dugaan akta tanah,” ujar Ratno kepada awak media.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung di udara wilayah Kecamatan Klakah dan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang,...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batu terus memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dengan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (D-PUTR) terus melakukan langkah guna menunjang...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Momentum Halalbihalal Makayasa bersama insan media di Ayoka Cafe, Rabu (8/4/2026), menjadi titik awal pemaparan roadmap...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Badai dugaan jual beli kios dan los di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, dalam tahap penyelidikan Kejaksaan Negeri...

Komentar