Camat Tambun Selatan, Iman S, mengadakan pengajian dalam rangka memperingati Isra’ Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2018 M/1439 H, Rabu (25/4/2018).
Camat Tambun Selatan, Iman S, mengadakan pengajian dalam rangka memperingati Isra’ Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2018 M/1439 H, Rabu (25/4/2018).
MEMOonline.co.id, Bekasi - Tambun Selatan - Bertempat di Masjid Al-Muchlisin Tambun Selatan, jajaran aparatur pemerintah Kecamatan Tambun Selatan mengadakan pengajian dalam rangka memperingati Isra’ Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW tahun 2018 M/1439 H, Rabu (25/4/2018).
Acara yang dihadiri oleh Kyai Tatang Khoerudin (Ustadz Vijay), jajaran Muspika Kecamatan Tambun Selatan, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa serta para tokoh masyarakat ini berjalan khidmat meskipun hujan turun mengiringi.
Dalam tausiyahnya, Camat Tambun Selatan, Iman Santoso, mengatakan Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak dan budi pekerti yang mulia yang bersumber dari Alquran dengan petunjuk Allah SWT sehingga patut bagi kita semua untuk mensuri-tauladananinya.
"Patut kita teladani dalam membangun keluarga dan bangsa yang aman dan damai. Serta membangun negara yang toyyibah agar mendapat lindungan Allah SWT," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Iman juga mengajak seluruh yang hadir dapat mengambil hikmah yang paling utama dari peringatan Isra’ Mikraj yaitu perintah shalat 5 waktu.
"Karena ibadah shalat merupakan perwujudan dari penyerahan diri yang tulus dari seorang hamba. Juga sebagai bhakti dan ketaatan kepada Allah SWT," tuturnya.
Melalui Isra’ Mikraj kita jadikan shalat sebagai sarana mewujudkan tali silaturahmi, persaudaraan, kekompakan, berjamaah, disiplin dan berakhlakul Karimah.
"Oleh karena itu, jika seorang hamba telah mendirikan shalatnya dengan benar, dapat dipastikan seluruh perjalanan hidupnya akan dihiasi dengan akhlak terpuji. Juga terhindar dari segala perbuatan tercela. Jadikanlah peristiwa Isra’ Mikraj ini sebagai titik tolak peningkatan iman dan takwa kepada Allah SWT," tambahnya.
Masih Iman, setiap Muslimin dan Muslimat harus menerapkan hikmah Isra’ Mikraj dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita mewujudkan masyarakat yang rukun, damai, bermoral, menjaga perbedaan masyarakat yang majemuk, membangun kebersamaan, toleransi dan rasa saling percaya,” pungkasnya. (Bam/Diens).