Foto: Potongan Video Penemuan Bayi di Puskesmas Batuan
Foto: Potongan Video Penemuan Bayi di Puskesmas Batuan
MEMOonline.co.id. Sumenep - Setelah melakukan penyelidikan lebih jauh terkait penemuan bayi di Puskesmas Batuan, Polres Sumenep akhirnya menetapkan seorang tersangka.
Ia bernisial AF (18) warga Perum Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep
Sementara penetapan AF sebagai tersangka dilakukan, setelah sebelumnya dicurigai melakukan pembuangan bayi melalui bukti rekaman kamera pengintai atau CCTV di lokasi kejadian.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Kecamatan Batuan, Sumenep, dibuat geger pasca ditemukannya bayi identitas perempuan, pada Minggu (12/2/2023) sekitar pukul 12.45 WIB di belakang Puskesmas Batuan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura.
Bayi itu ditemukan Titik Armah (54), warga Perum Batuan Blok F RT 04 RW 02 Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Setelah mendengar tangisan bayi di belakang ruang rawat inap, ia mengecek ke arah suara dan menemukan bayi perempuan tanpa sehelai pakaian.
Selanjutnya, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S mengatakan, Titik Armah yang mendengar suara tangisan bayi saat itu sedang menemani Ibunya di Puskesmas Batuan.
“Suara tangisan si bayi itu dari belakang ruang rawat inap. Pas sudah dicek ternyata bayinya perempuan tanpa pakaian dan masih berlumuran darah,” kata Widiarti.
Hal itu membuat Polsek Sumenep kota dan Anggota Reskrim dan Resmob Polres Sumenep langsung beredar malakukan koordinasi dengan petugas medis Puskesmas Kecamatan Batuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap perempuan yang dicurigai dan pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Kecamatan Batuan, Sumenep.
“Petugas kepolisian langsung memeriksa CCTV dan didapati perempuan berinisial FA (18) yang dicurigai, dan langsung dilakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan,”.
"Setelah diperiksa, ada darah di bagian baju belakang FA dan ari-ari. FA ini lalu dilakukan tindakan medis di Puskesmas Batuan" tutupnya.
Penulis : Elok Andriani
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak