Foto: Terlihat jelas Tiga alat berat di lokasi
Foto: Terlihat jelas Tiga alat berat di lokasi
MEMOonline.co.id. Jember - Maraknya, Pencurian Sumber Daya Alam berupa pasir, uruk di Dusun Rowo2, Desa Gambiran, Kecamatan Kalisat, Jawa Timur. Terkesan melenggang bebas dan "terkesan" ada pembiaran
Menurut salah seorang pria yang tak mau sebutkan namanya, ia mengungkapkan usaha galian C tersebut milik Inisial (AG) aktivitas yang sama juga berlangsung di beberapa titik di seputaran lokasi itu.
Sejumlah aktivitas galian C turut berkontribusi pada pengrusakan lingkungan yang ada di sana. Beberapa dari tambang itu sempat ditutup.
Namun, belakangan tambang yang dianggap liar ini kembali beroperasi. Entah bagaimana malah sepertinya ada pembiaran dari pihak pemerintah Provinsi ataupun Kabupaten.
Akibatnya, banyak permasalahan lingkungan yang berimbas kepada masyarakat seperti jalan rusak, serta kerusakan lingkungan setempat.
Pasalnya, Menurut keterangan warga setempat, tambang yang berjalan cukup lama itu tak pernah ada ijin ke RT/ RW.
Tidak cukup sampai disitu, Warga juga menyangkan selama beroposisi, masyarakat tidak pernah terima kompensasi.
"Kami tidak keberatan, tapi warga setempat juga harus diperhatikan, sebab, mengingat dampaknya luar biasa, kalau penambang ya enak-enak saja, selesai tambang selesai," kata (AH) inisial.
Data yang dihimpun awak media ini ke lokasi terlihat ada tiga alat berat, yang beroposisi. Sabtu (11/2/2023).
Disisi lain, Kepala Kasun (Kasun) Ahmadi menjelaskan galian C itu, setidaknya memiliki tiga dampak negatif.
Salah satunya. Pertama, Aktivitas alat berat dan truk yang wira-wiri mengambil material itu membuat jalan itu terbebani.
Selain itu, terlebih kerapkali terdapat meterial galian C yang berjatuhan dijalan.
"Kami berharap khususnya di Dusun Rowo2 tetap kondusif, Sebab, sebelumnya warga sempat menolak. Selama ini belum pernah ada kompensasi ke warga setempat.
Sementara ini, tambang galian C tidak pernah ada ijin pernah ke RT RT, apalagi ke saya. Penambang sendiri seiring gontak ganti orang."tegas Ahmadi
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Satrio Pininggit