Foto: Achmad Dzulkarnain, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep
Foto: Achmad Dzulkarnain, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumenep
MEMOonline.co.id. Sumenep - Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta pelaku media atau wartawan di daerahnya, terus bangkit dan berusaha lebih baik, dalam menyajikan berita berimbang kepada masyakat luas.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kadinsos P3A Sumenep, Achmad Dzulkarnain, usai menghadiri undangan resepsi Hari Pers Nasionla (HPN) 2023 dan HUT PWI ke 77 di Balai PWI Sumenep, jalan Dr. Cipto nomor 37 Kota Sumenep, Kamis (9/2/2023).
"Tahun 2023 ini adalah awal tahun politik. Tentu, dengan pemberitaan yang balance dan mendidik yang disajikan para pelaku pers, akan sangat bermanfaat bagi kondusifitas masyarakat, khususnya yang ada di Kabupaten Sumenep," katanya.
Menurut Kadinso P3A Sumenep, sinergi antara pelaku pers dan pemerintah sangat penting, itu karenanya, di HPN 2023 saat ini memiliki motto "Pers Bebas, Demokrasi Bermartabat" yang harus diamalkan secara utuh oleh para jurnalis.
"Artinya, segala sesuatu itu harus dipertanggungjawabkan, jadi makna pers bebas ini menurut saya bukan bebas semaunya, tapi bagaimana masyarakat kita mendapatkan pendidikan lewat informasi berdasarkan fakta di lapangan. Kemudian sumbernya jelas, datanya juga harus akurat, agar penyajiannya bisa difahami secara utuh," tegasnya.
Selain itu, Kadinsos P3A Sumenep berharap, dengan momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2023 bisa menjadi refleksi bagi para wartawan yang ada di Kabupaten Sumenep untuk terus berkarya secara profesional.
"Saya berharap, teman-teman pers yang ada di PWI Sumenep khususnya, bisa memberikan arahan kepada sahabat pers lainnya, bagaiman menyajikan berita atau informasi yang benar benar berdasarkan fakta di lapangan" tukasnya.
Penulis : Alvian
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak