Manjakan Minat dan Bakat Siswa, SMP Binar Sumenep Gelar Festival 1

Foto: Siswa SMP Binar Sumenep saat menunjukkan kebolehannya Diacara Festival 1
2370
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Dalam memanjakan minat dan bakat siswa dengan kegiatan, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Binar Sumenep, menggelar festival 1, di hotel c1 setempat. Selasa (13/12/2022).

SMP Binar yang mengedepankan pendidikan vokasi pada siswanya ini, menerapkan tiga kurikulum, yaitu kurikulum Adab, Kurikulum K13 dan Kurikulum Bakat.

Sedangkan Binar Festival ini digelar sebagai langkah awal sekolah, untuk mengapresiasi karya atau bakat siswa yang semakin berkembang.

“Melalui binar festival ini, kami ingin merayakan dan bahagia bersama, dengan bakat siswa yang berkembang. Dalam acara ini, semua karya siswa sudah kami suguhkan,” kata Istianah Sandy, Kepala SMP Binar Sumenep.

Menurut Istianah, Siswa SMP Binar, memiliki jiwa entrepreneurship, terbukti saat mensukseskan acara festival tersebut.

“Semua pelaksanaan acara ini, banyak sekali peran siswa kami, termasuk menjalin kemitraan dengan pihak lain,” jelasnya.

Secara khusus, pelaksanaan binar Festival ini menampilkan hasil karya siswa, dan turut mengundang beberapa SD untuk tampil.

“Binar festival ini menampilkan karya siswa kami. Ada juga yang kami undang, sedangkan lomba puisi berbahasa madura, kami khususkan untuk siswa SD, alhamdulillah, ada 20 SD yang sudah daftar,” ungkapnya.

Melalui binar festival kali ini, Istianah Sandy berharap, ada dampak bagi kepercayaan diri siswa dalam mengekspresi bakatnya.

“Kami berharap, anak kami bisa lebih percaya diri, merasa dirinya lebih berharga, unik dan pasti bisa melalukan banyak hal. Intinya, saya ingin anak anak saya bahagia,” kata istianah dengan nada semangat.

Senada dengan gambaran Bupati Achmad Fauzi, tentang pendidikan. Menurutnya, pendidikan, memang dimana saja bisa diakses, karena kurikulum yang sudah disusun merupakan penguatan yang sudah baku.

“Pendidikan formal bisa didapatkan dimana saja, artinya, kurikulum yang sudah disusun berupakan penguatan yang sudah baku, dengan segala peraturannya,” ujar Bupati.

Bupati Achmad Fauzi menilai, pendidikan formal harus memiliki kekuatan non formal, dengan begitu, anak bisa menyeimbangkan otak kanan dan kiri.

“Dengan adanya penguatan pendidikan non formal, seperti kegiatan binar festival ini, dapat menjadi pemicu bagi penerus bangsa dalam mengambil langkah startegis, termasuk memaknai dinamika dengan penuh kesabaran,” pungkasnya.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proses pembangunan rumah susun di lingkup Polres Lumajang terhenti ditengah...

Komentar