Seteru SPBU VS Warga Belum Kelar, Camat Kalisat 'Bungkam'

Foto: Kantor Camat Kalisat
1925
ad

MEMOonline.co.id. Jember - Perseteruan antara warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dengan pihak SPBU masih belum menemukan titik terang.

Kendati hasil laboratorium sampel air sumur warga yang dilakukan oleh Pertamina sudah keluar, namun warga tak semerta-merta menerima begitu saja.

Pasalnya, warga mengira ada hal yang janggal pada hasil lab sampel air sumur tersebut.

"Waktu Sampel dibawa kan berbau, warnanya juga menguning. Tapi di hasil lab itu dikatakan bahwa sampel air tidak berbau. Itu kan bagaimana," ucap salah seorang warga yang air sumurnya diduga tercemar SPBU, Kamis (8/12/2022).

Di sisi lain, Advokat Priyori Law Office, Pria Alfisol Rahardi, berdasarkan surat kuasa dari Owner SPBU 54-681-14, memaklumi ketidakpuasan warga terhadap hasil uji lab.

"Kalau memang tidak sepakat, ya silakan. Karena dalam hukum, siapa yang mendalilkan, dia yang harus membuktikan," ujarnya.

Sementara, Camat Kalisat, Umar Faruek, terkesan menghindari wartawan saat meminta konfirmasi.

Bahkan seusai acara, Camat mengabaikan wartawan dan seakan 'enggan' menemui awak media.

Tak berhenti disitu, wartawan juga berusaha menemui Camat pada Jumat, 9 Desember 2022, untuk melakukan upaya konfirmasi.

Namun lagi-lagi tak ditemui oleh Camat. Sehingga wartawan tak mendapatkan tambahan informasi.

Sebelumnya diberitakan, Diduga Ada Kejanggalan, Warga Glagahwero, Kalisat Tidak Puas, Bakal Uji Lad Sendri

Jember - Warga Desa Glagahwero, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur, nampaknya tidak puas dengan hasil uji laboratorium sampel air sumur warga yang dilakukan pihak SPBU. Sabtu (10/12).

Bahkan mereka bakal melakukan uji lab sendiri secara mandiri. Hal itu, seperti yang dikatakan salah seorang warga, Mirwan.

Menurutnya, hasil uji lab yang menunjukkan bahwa air sumur warga tidak tercemar BBM sepertinya terdapat kejanggalan.

"Di hasil uji lab sampel itu, air tidak berbau dan warnanya tidak berubah. Padahal kita tahu bahwa saat sampel dibawa ke lab, airnya jelas berbau menyengat dan warnanya juga berubah kuning," ucapnya dalam acara musyawarah di Balai Desa Glagahwero, Kamis (8/12/2022) malam.

Penulis      :    Zainullah

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Caffe SAE di Mapolres Batu menjadi tempat pertemuan santai antara Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin dan awak...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 sebagai...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan rangkap jabatan yang melibatkan seorang oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep,...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proses pembangunan rumah susun di lingkup Polres Lumajang terhenti ditengah...

Komentar