3416 Lansia dan Disabilitas di Sumenep di Verval Untuk Mendapatkan Bantuan Permakanan Dari Kemensos RI

Foto: Ach. Dzulkarnain, Kadinsos P3A Sumenep
1669
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Sebanyak 3416 warga lanjut usia (lansia) dan disabilitas dilakukan verifikasi validasi (verval) oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep untuk mendapatkan bantuan permakanan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain mengatakan, anggaran bantuan permakanan untuk lansia dan disabilitas yang akan dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas).

"Verval ini masih akan kita kirim ke Pusat, yang menentukan nanti pusat. Kalau dari Dinsos yang sudah dilakukan verval ada 3191 untuk lansia dan 225 disabilitas, jadi totalnya 3416" kata Kadinsos, Kamis (1/12/2022).

Bantuan permakanan untuk lansia dan disabilitas kata Kadinsos akan ditangani langsung oleh Pokmas yang ada. Jatah permakanan per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar Rp 21.000 ribu, ditambah ongkos antar Rp 1.000 ribu.

"Dinsos tidak tahu menahu kalau urusan anggarannya, sebab dananya masuk langsung ke rekening Pokmas yang akan memberikan makan sebanyak dua kali sehari. Dinsos hanya akan mengawasi dan mengarahkan Pokmas berdasarkan petunjuk Kementerian" tegasnya.

Dalam permakanan ini, ada 26 Pokmas yang akan mengelola, masing masing Kecamatan ada 1 Pokmas dengan jumlah lansia dan disabilitas yang berbeda beda tiap wilayah.

"Kecamatan dengan jumlah terbanyak lansia dan disabilitasnya yakni Kecamatan Kalianget, dengan jumlah 335 KPM, kemudian Ambunten 288 KPM. Dan yang paling sedikit ada di Kecamatan Masalembu hanya ada 4 orang. 3 lansia dan 1 disabilitas, jadi disatukan dengan Kecamatan Raas" ungkapnya.

Bang Zul sapaan akrabnya berharap, dengan program permakanan untuk lansia dan disabilitas ini, diharapkan bisa meringankan beban keluarga. Dan keberadaan lansia juga disabilitas di Kabupaten Sumenep diharapkan masyarakat ikut memberikan perhatian.

"Lansia dan disabilitas pada dasarnya, disamping pemerintah yang peduli, masyarakat setempat juga dan elemen masyarakat lainnya harus ikut peduli. Paling tidak laporkan pada kami (Dinsos) jika memang menemukan atau melihat lansia dan disabilitas yang belum tersentuh bantuan pemerintah" tukasnya.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Upaya mengurangi sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat terus dilakukan di Desa Pagerungan Besar,...

MEMOonline.co.id. Sumenep- DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Praktik pungutan yang diduga terselubung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Jalan Kalimas, Lumajang, kini kian menjadi...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Kabar duka menyelimuti skena underground punk Kota Batu. Rockim, vokalis utama band punk rock BRAIN WASH “Theraphy...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari...

Komentar