Banyak Diminati Masyarakat, Bupati Sumenep Berencana Mengganti Mobdin ASN ke Kendaraan Listrik

Foto: Bupati Sumenep Ach. Fauzi, saat tes motor listrik
1543
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep - Bupati Sumenep Ach. Fauzi, berencana mengganti mobil dinas (Mobdin) ASN, ke kendaraan listrik berbasis baterai.

Hal itu dikarenakan, banyaknya Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumenep, yang berminat terhadap kendaraan ramah lingkungan itu.

Bahkan, sudah ada di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang sudah menggunkan sepeda motor listrik.

Penggunaan mobdin motor listrik tentu sudah sesuai dengan regulasi.

Yakni, selaras dengan interuksi Presiden Joko Widodo melalui Perpres nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Juga, dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle), sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Menindaklanjuti regulasi presuden itu, Bupati Sumenep langsung menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 87 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan motor berlistrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengakui jika sudah ada kendaraan operasional pemerintan menggunakan motor listrik berbasis baterai.

“Sudah dimulai, tahun ini kami uji coba dibagian (Kabag Pemda) dan sebagian di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) meski tidak semuanya,” katanya.

Bisa jadi, sambung dia, pengadaan kendaraan operasional pemerintah menggunakan motor atau mobil listrik untuk ke depannya.

“Itu sudah pasti (pengadaan mobil dinas listrik), kan sudah ada Inpresnya,” tegasnya.

Apalagi, peminat motor listrik berbasis baterai di Kota Sumekar ini memang cukup tinggi.

Bahkan, penyedia sudah menjual hingga ratusan sepeda motor.

“Saya tanya pada salah satu penyedia sudah 650 an ini yang terjual pada masyarakat. Semuanya sepeda motor,” katanya.

Fauzi menegaskan, banyaknya peminat sepeda listrik ini karena dianggap ramah lingkungan dan juga lebih murah.

“Efisien sudah jelas, juga ramah lingkungan karna emisinya 0 persen karbon. Sehingga penggunaan kendaraan listrik bisa menciptakan lingkungan yang sehat,” tegasnya.

Penulis      :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar