Foto: Kades, bhabinkamtibmas, staf desa bersama awak media cek lokasi.
Foto: Kades, bhabinkamtibmas, staf desa bersama awak media cek lokasi.
MEMOonline.co.id. Jember - Kepala Desa (kades) Plalangan, Kecamatan Kalisat, Jember, angkat bicara mengenai polemik di masyarakat terkait pembangunan drainase dan tembok penahan tanah (TPT) yang diduga asal jadi.
Sofyan menjelaskan proyek yang baru selesai dibangun belum finishing. Sementara tantangan dari pembangunan drainase ini tetap ada. Hal ini dapat dilihat saat hujan turun.
"Artinya jika infrastruktur sudah baik, maka akan berdampak baik juga bagi perkembangan ekonomi,” tuturnya. Terlebih saat ini ada adanya usulan dari warga baru karena perubahan proyek tersebut.
Pada peninjauan ini, Sofyan didampingi beberapa staf desa, kecamatan dan anggota kepolisian.
“Kami mengecek dan melihat langsung pembangunan proyek drainase Artinya, kami ingin memastikan proyek yang sudah dibangun,"ungkapnya.
Menurutnya, poyek yang sudah jadi itu pihaknya melibatkan pihak-pihak terkait dan sesuai petunjuk teknisi (juknis). Sementara besaran itu bersumber dari dana desa (DD) tahap tiga.
"Proyek itu belum selesai, mas. Sebelumnya sudah musyawarah desa (musdes) dan tak lupa juga melibat pihak-pihak terkait. Sumber anggarannya sekitar Rp130 jutaan dan volumenya kurang lebih 500 meter," terang Sofyan di lokasi pembangunan drainase, Rabu (20/10/2922).
Sofyan menjelaskan, ini sifatnya masih sementara. Artinya belum finishing.
"Proyek belum finishing. Monev dari kecamatan saja masih belum. Papan nama dan prasasti juga masih belum selesai. Makanya belum ada yang dipasang itu," pungkasnya.
Perlu diketahui saat di lokasi pihaknya berkomitmen dan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur di wilayah desa plalangan yang ia bina.
Penulis : Zainullah
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak