Bupati Pamekasan Buka Kegiatan Belajar Bersama di Museum Bertajuk Museum Masa Lalu untuk Masa Depan

Foto : Dok. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.
1963
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum bertajuk 'Museum Masa Lalu untuk Masa Depan' di halaman museum Mandilaras kabupaten Pamekasan, (Kamis, 29/09/22).

Adapun tujuan digelarnya kegiatan tersebut yaitu untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terutama bagi seluruh pelajar dan masyarakat di kabupaten Pamekasan terhadap nilai sejarah dan kebudayaan di kabupaten Pamekasan.

Acara tersebut dibuka dan dihadiri langsung oleh bupati Pamekasan. Turut hadir juga Alim Ulama', Kapolres Pamekasan, Komandan Kodim, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pamekasan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Prov. Wilayah Kabupaten Pamekasan, Kepala Bagian Protokol, serta Beberapa Pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.

Dalam sambutannya, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan kepada para pendidik supaya benar-benar mendidik siswa dengan hati yang tulus serta menganggap para peserta didik sebagai anaknya sendiri. Hal itu akan berbeda auranya jika pendidik merasa dirinya sebagai guru serta menggap siswa.

Bupati Baddrut juga menjelaskan kunci utama untuk sukses dalam hidup yaitu jangan bermain main dalam tigal hal, karena kalau dalam tiga hal tersebut bermain main maka hasilnya juga akan main main.

"Ada 3 hal tdk boleh main2 dalam hidup ini, pertama pendidikan, Yang kedua Ibadah dan terakhir hubungan dengan keluarga", kata Baddrut Tamam dalam sambutannya.

Disisi lain, Bupati Baddrut Tamam juga mengatakan, bahwa tugas guru yaitu harus menemukan cita-cita dan membangkitkan keinginan siswa. Sebab, jika siswa belum punya keinginan dan cita-cita maka cara mendidiknya butuh tenaga, strategi dan pemikiran yang ekstra ordinary.

"Karena kalau tidak punya keinginan, maka tidak akan semangat dalam mempelajari pelajaran itu, apalagi di pelajaran sejarah yang merupakan mata pelajaran atau pendidikan masa lalu," lanjutnya.

Bupati Baddrut Tamam juga mengajak untuk terus menanamkan kecintaan tanah air dengan mencintai sejarah. Agar para pelajar sekarang bisa mengerti bagaimana perjuangan para pejuang dahulu kala.

“Harapannya, para guru bisa memberi teladan bagi siswa-siswinya. Sehingga bukan hanya memenuhi tugas kerja saja, Wajib mempraktekkan apa yang diucapkan,” pungkasnya

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar