Calon Penerima Beasiswa Kedokteran : Program Ini Hanya Ada di Kepemimpinan Mas Tamam

Foto : Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam bersama calon penerima beasiswa kedokteran Unair dan orang tua.
1582
ad

MEMOonline.co.id.Pamekasan  - Para peserta calon penerima beasiswa kedokteran hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur bersama Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bersyukur mendapat kesempatan ikut seleksi calon dokter.

Salah satunya Adelia Pramesti Meliansyah salah satu peserta asal Desa Sukolelah Kecamatan Kadur. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Baddrut Tamam yang telah memberikan kesempatan kepada anak-anak muda mengenyam pendidikan kedokteran yang nota bene harus menguras biaya besar.

"Saya berterima kasih banyak kepada bapak bupati, karena dengan adanya program ini, kami yang kekurangan biaya atau berprestasi bisa semangat untuk tes kedokteran karena dibiayai pemerintah daerah," katanya usai pembekalan, Jum'at (8/7/2022).

Dia juga bersyukur lantaran program tersebut ada setelah Bupati Baddrut Tamam memimpin Pamekasan, sebelumnya program serupa tidak pernah ada. Tentu, hal ini sangat membantu masyarakat yang tidak mampu untuk sama-sama meraih cita-citanya menjadi dokter.

"Saya lulusan tahun 2021, sebenarnya saya sudah sangat siap untuk mengikuti tes ini. Ya, harus optimis," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Baddrut Tamam berpesan, para calon penerima beasiswa kedokteran itu harus memiliki iktikad kuat mengabdi kepada agama bangsa dan negara apabila nantinya ditakdirkan menjadi dokter. Apalagi seluruh biaya kuliahnya dibiaya oleh pemerintah daerah yang nota bene uang milik rakyat.

"Kalau nanti ada tetangganya yang tidak mampu, saudaranya, atau siapapun saja yang tidak mampu atau miskin tolong dibantu. Jangan sok soan jadi dokter, bilang saja gratis karena saya menjadi dokter dibiayai oleh Pemkab Pamekasan," pintanya.

Bupati murah senyum ini berkomitmen, pihaknya berkomitmen untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni agar Pamekasan mampu berdaya saing di masa yang akan datang. Salah satunya melalui program beasiswa kedokteran tersebut, serta beberapa program beasiswa lainnya yang telah berjalan.

"Hari ini anak-anakku semua, pintu awal menuju gerbang sukses menjadi dokter. Mudah-mudahan sebelum jadi dokter solatnya, doanya, serta ibadah yang lainnya sudah ditata dengan baik. Setelah menempuh pendidikan iman tetap harus dijaga, karena dunia di luar itu orientasinya sudah jauh dari zaman bapaknya adik ini hidup di masa yang lalu," pesannya.

Dia juga berpesan kepada para orang tua untuk senantiasa mendoakan anaknya yang akan mengikuti seleksi beasiswa kedokteran di Unair. Sementara calon peserta berikhtiar dengan belajar yang sungguh-sungguh ditambah berdoa kepada Allah untuk kesuksesannya tersebut.

"Saya (bicara,red) serius, sujud dan minta kepada Allah, sebut nama anak ajunan. Pesan saya juga kepada para calon dokter muda, jaga kesehatan," pungkasnya.

Penulis      :    Wildan

Editor        :   Udiens

Publisher  :   Satrio Pininggit

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar