Kenang Fachruddin dan Slamet Nurcahyo Tentang Kondisi Lapangan Latihan Lama

Foto: Kolase lapangan latihan kondisi sekarang dan saat dulu
1819
ad

MEMOonline.co.id. Pamekasan - Manajemen Madura United melalui Annisa Zhafarina Qosasi selaku COO telah resmi menyatakan bahwa Madura United Training Ground (MUTG) siap digunakan sebagai tempat latihan Madura United FC maupun bagi pemain Madura United Elite Pro Academy (EPA) U16, U18 dan U20 serta juga bagi siswa Madura United Football Academy (MUFA).

Tentu pernyataan tersebut merupakan sebuah kabar yang menggembirakan bagi punggawa tim, utamanya bagi para pemain Madura United FC itu sendiri.

Apa sebab? Sebagaimana diceritakan oleh salah satu pemain yang sampai saat ini masih setia bersama Madura United, Fachruddin Aryanto.

Pria tegap dengan tinggi badan 185 cm yang berposisi sebagai bek ini bercerita bagaimana ketika mereka dulu masih mengalami kesulitan saat mencari lapangan yang ideal dan memenuhi persyaratan standar sebagai tempat latihan tim.

"Saya mulai bermain di Madura 2014. Pernah jalani latihan di stadion lama di Pamekasan. Waktu itu, jika hujan banyak yang becek dan rumputnya tidak rata," ujar Fachruddin, Minggu (10/7/2022) malam

"Saya selalu mengikuti perkembangan informasi perbaikan lapangan latihan. Makanya ketika dinyatakan sudah siap, ingin segera bisa latihan disana," ucap Fachruddin sang Kapten tim Madura United ini.

Begitu juga apa yang menjadi cerita kenangan lama Fachruddin juga disampaikan oleh Slamet Nurcahyo.

"Saya melihatnya saat proses pembangunan lapangan tahun lalu, pas kami latihan di lapangan lain di Pamekasan. Guyonan saya, apa saya bisa berlatih disini nanti?," celetuk Slamet.

"Karena sejak saya bermain di Madura United, lapangan latihan kan sering kesulitan. Tapi bersyukur saya tetap bersama Madura United dan doa saya bisa segera berlatih di tempat latihan Madura United yang baru akan segera saya jalani," kenangnya.

"Seperti mimpi jika ingat tahun 2016 saat rombongan pemain harus balik kanan dari stadion lama Pamekasan karena lapangan tidak bisa digunakan karena sangat keras dan banyak cekungan," pungkas Slamet Nurcahyo.

Penulis      :    Bambang

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Isma

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memperpanjang masa penahanan Kepala Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Imrah, selama...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Dugaan penangkapan seorang warga Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, terkait kasus narkoba menjadi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

Komentar