Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin secara simbolis menyerahkan bantuan operasional untuk Majelis Taklim, Imam dan Marbot serta Amil Jenazah, di Gedung Oso Sport, Grand Wisata, Tambun Selatan, Rabu (4/4/2018).
Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin secara simbolis menyerahkan bantuan operasional untuk Majelis Taklim, Imam dan Marbot serta Amil Jenazah, di Gedung Oso Sport, Grand Wisata, Tambun Selatan, Rabu (4/4/2018).
Memoonline.co.id, Bekasi - Tambun Selatan - Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin secara simbolis menyerahkan bantuan operasional untuk Majelis Taklim, Imam dan Marbot serta Amil Jenazah, di Gedung Oso Sport, Grand Wisata, Tambun Selatan, Rabu (4/4/2018).
Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari Visi Misi Bupati Bekasi.
Dalam sambutannya, Neneng sangat bersyukur atas peran serta Marbot, Majelis Taklim serta Amil Jenazah yang dengan tulus ikhlas mengurus Masjid dan Jenazah.
"Tahun ini masih sama. Tahun 2019 nanti kita coba diskusikan dulu dipembahasan APBD. Di Musrenbang coba nanti didiskusikan. Supaya naik. Saya gak mau janji nanti takut ditagih," katanya.
Dalam kesempatan itu, Neneng juga berharap Marbot dan Imam Masjid, Majelis Taklim dan Amil Jenazah turut menjaga kondusifitas. Karena dalam waktu dekat akan digelar Pilkades Serentak 2018.
"Sekarang mau Pilkades, diharapkan bisa menjaga kondusifitas, damai tentram agar bisa berjalan lancar," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna, menjelaskan bahwa biaya operasional layanan publik tersebut diserahkan setiap tiga bulan sekali.
Untuk Imam Masjid sebesar Rp.200 ribu, Marbot Rp150 ribu dan Majelis Taklim Rp.200 ribu.
“Itu setiap bulan, tapi diberikannya per triwulan. Biaya itu kita serahkan dengan cara ditransfer ke rekening masing-masing,” katanya.
Untuk Imam dan Marbot Masjid ada 2.638 orang yang menerima biaya operasional ini. Sedangkan untuk Amil Jenazah sebanyak 2.360 orang dan guru Majelis Taklim berjumlah 1.272 orang.
“Imam dan Marbot Masjid, Majelis Taklim serta Amil jenazah kan sudah banyak jasanya. Jadi ini hanya untuk operasional mereka. Di kegiatan ini juga mereka mendapat pembinaan agar kualitasnya semakin baik,” pungkasnya. (Bam/ Diens).