P2WKSS Sukakarya Minta Wanita Turut Berperan Dalam Pembangunan Kabupaten Bekasi

(Sekda) Kabupaten Bekasi, H. Uju Mewakili Bupati Bekasi Menyambut Kedatangan Tim Verifikasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Propinsi Jawa Barat, di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.
992
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Sukakarya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, H. Uju mewakili Bupati Bekasi menyambut kedatangan tim verifikasi Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Propinsi Jawa Barat, di Desa Sukakarya, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi.

“Tahun lalu lokasinya berada di Desa Cikedokan, Cikarang Barat dan  sekarang ada di Desa Sukakarya. Seperti di ketahui bersama bahwa program P2WKSS merupakan bagian program yang terpenting khususnya bagi kami di Kabupaten Bekasi sesuai dengan Visi dan Misinya ‘Bersinar’ Berdaya Saing Sejahterah Indah Dan Ramah Lingkungan,” ujarnya, Rabu (28/3/2018).

Perlu diinformasikan juga bahwa dalam rangka memberdayakan perempuan dan perlindungan anak, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyiapkan program terpadu lintas sektoral antar perangkat daerah. Meski leading sektornya adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, tetapi seluruh perangkat daerah dilibatkan dan disinergikan sesuai dengan tupoksi masing masing dalam mendukung program P2WKKS.

“Semua OPD di libatkan dalam rangka optimalisasi baik itu yang sifatnya dalam pembangunan sarana prasarana fisik maupun dalam rangka pembinaan pemberdayaan yang ada di desa Sukakarya,” terangnya.

Sesuai dengan tujuan program terpadu P2WKSS, tambah Sekda, adalah bagaimana meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan demi mewujudkan keluarga yang berkualitas. Adapun tujuan program tersebut meliputi program utama merupakan kegiatan dasar yang mencakup perbaikan gizi, penyuluhan, pelayanan, pelatihan dan kegiatan pelayanan membentuk kampung ramah anak.

“Jadi salah satu fokus konsen bagaimana mewujudkan kampung yang ramah anak. Karena kita kabupaten mungkin beda dengan kota, kalau di kota sarana prasarananya lebih memadai. Tetapi di kabupaten kita mencoba bagaimana anak-anak merasa aman dan nyaman. Tersedia ruang terbuka untuk bermain tentunya permainan yang positif tapi tidak perlu terlalu modern sampai bisa dipergunakan semua sama anak anak,” tambahnya.

Sementara itu, Bondan Suratmo selaku tim Verifikasi P2WKSS Jawa Barat mengatakan kegiatan edukasi ini sangat penting dilaksanakan sebagai awal pembangunan di desa/ kelurahan yang sudah dipilih oleh Bupati/  Walikota untuk menjadi sasaran program.

“Program P2WKSS di lokasi desa atau kelurahan binaan dilaksanakan selama 2 tahun yakni dari bulan April 2017 dan berakhir Desember 2018 dengan berbagai tahapan. Pertama usulan desa, tahap kedua pencocokan data kemiskinan, tahap ke tiga verifikasi SDM,”pungkas Bondan. (Bam/ Diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar