Foto: Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M,
Foto: Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, M.M,
MEMOonline.co.id, Malang - Sebagai upaya untuk memperketat dan mengantisipasi adanya pemudik dari luar daerah yang masuk ke Wilayah Kabupaten Malang,maka Pemkab Malang juga menyiapkan Pos Satgas sampai tingkat Desa. Secara umum, penyekatan sampai tingkat desa ini hampir sama dengan PPKM mikro. Tetapi, Pos Satgas memiliki fungsi sendiri-sendiri.
“Di masing-masing Desa sudah kami siapkan untuk diberi sekat ya. Jadi kemungkinan kecil yang akan mudik nanti,” jelas Bupati Malang, Sanusi, Kamis (6/5) pagi.
Selain itu, fungsi Pos Satgas juga menjadi jaring pengamanan Wilayah Desa. Sehingga Pos Satgas bisa menjadi benteng pertama terhadap adanya kejahatan yang biasanya marak jelang Hari Raya Idul Fitri.
“Jadi nantinya, mungkin ada warga yang datang ke wilayah tersebut. Kalau curiga itu datang dari luar daerah, harus wajib lapor ke Kecamatan dan Puskesmas. Setelah itu nanti akan ada swab antigen,” tambahnya.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat mengamini. Dia juga mempertegas penyediaan Pos Satgas di setiap Desa tersebut.
Menurut Wahyu, fungsi Pos Satgas itu untuk melakukan penyekatan juga dan pengecekan. Yaitu pekerja migran yang datang dari luar daerah tempat mereka bekerja.
“Kalau ada yang pulang dari Jakarta nanti lewat jalur darat ke Kabupaten Malang itu yang susah kami deteksi,” tandas Wahyu.
“Seandainya kecolongan kami minta di Pos Satgas desa bisa ngecek di sana. Kalau ada yang masuk, segera laporan ke kami. Biar tidak ada peningkatan di kemudian hari,” tutupnya.
Penulis: Dahlan
Editor: Udiens
Publisher: Dafa