Alumni Angkatan 70-an Popes Al Khoiriyah Probolinggo Gelar Renuni Akbar Dan Haul

Foto : Suasana Haul Dan Reuni Akbar Ponpes Khoiriyah 
701
ad

MEMO.online.co.id ,Probolinggo - Silaturrahim Akbar keluarga besar Alumni Pondok Pesantren Al Khoiriyah dari berbagai angkatan dari tahun 1970 pada Jum'at (21/8/2020) berlangsung meriah.

Acara yang diikuti ratusan tersebut berlokasi di   halaman pengasuh Pondok Pesantren Al Khoiriyah di Desa Kerpangan Kecamatan Leces Kabupaten Probolingo

Pondok Pesantren Al Khoiriyah berawal dari tahun 1970 an yang di mana pengasuh atau pendiri pertama kali yaitu Almarhum Ky.H.Murjani lalu dilanjutkan Almarhum Ky.H.Tanjung sebagai generasi ke  2 lalu di lanjutkan oleh Al marhum Ky.H.Abdul Qowi dan teruskan oleh Al marhum Ky.H.Abdullah Muhid di tahun 1990 karna waktu itu Ky.H.Abdullah kesehatannya kurang baik lalu di lanjutkan Ky.H Sayfullah BA sampai sekarang.

Selanjutnya  acara di mulai dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur'an dan dilanjutkan pembacaan Tahlil yang di pandu langsung oleh Ky Muhahammad Ghufron yang di ikuti dengan khusuk oleh semua peserta Alumni Ponpes Al Khoiriyah yang hadir.

Dalam sambutannya oleh keluarga pengasuh yaitu Samsul Arifin
dan mewakili sebagai panitia Haul dan Riuni sambungan guru dan Santri sangatlah penting baik di masa hidupnya atau  di alam kubur,
Murid mempunyai tanggung jawab untuk mengabdi serta mempersembahkan yang terbaik untuk membantu kesejahteraan Pondok Pesantren atau memberikan sebuah gagasan yang baik untuk pendidikan agar dapat mencetak Santri yang bermartabat serta berguna bagi Nusa dan bangsa. tuturnya dalam sambutannya .

Berawal dari santri Kampung atau desa setempat yang cuma puluhan yang mengaji di mosolla dan Al Hamdulillah dari zaman ke zaman dan berdatangan Santri dari berbagai daerah bahkan sampai luar pulau seperti dari Bali dan Jawa tengah daerah Pati,ada juga Bekasi juga Tanggerang ,Lumajang juga Jembar serta Banyuwangi menimba Ilmu di  pesantren Al Khoiriyah,

Pendidikan yang bertahan sampai saat ini pendidikan  mulai dari PAUT ,TK ,Madin atau Madrosah Diniyah,
sampai SMA/MA atau SMK 

Adapun kegiatan pondok pengajian beberapa  Kitab serta kegiatan Extra Kurikuler,Pencak Silat dan Kursus Kumputer   yang tetap di pertahankan sampai saat ini untuk mecetak generasi Santri yang lebih unggul lagi di Masyarakat.
jelas Ky.H Syaifullah BA dalam sambutannya.

Berbagai aktifitas serta pekerjaaan yang di tekuni oleh Alumni bekumpul dan berbagi pengalaman dari mulai jadi  pengusa yang sukses sampai ke pulau Jawa pengirimannya , ada yang mendirikan pondok pesantren ada juga yang membidangi patani dan menjadi guru didik atau pengajar berbau dengan wajah wajah yang penuh kegembiraan dan kangen yang penuh kenangan sewaktu menggali ilmu di pondok pesantren Al Khoiriyah.(Agus/Hotimatus)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan baterai...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

Komentar