Foto: Tebing longsor
Foto: Tebing longsor
MEMOonline.co.id, Muraenim – Longsor susulan yang melanda Desa Sri Tanjung, Kecamatan Senende Darat Tengah (SDU), Kabupaten Muaraenim, Selasa (20/02/2018), menyebabkan satu masjid dan sejumlah rumah warga, nyaris tenggelam.
Pantauan media di lapangan, longsor susulan tersebut terjadi persis dibelakang masjid Al-Muzakir Desa Sri Tanjung.
Kepala Desa Sri Tanjung Gupran saat ditemui dilokasi mengatakan, longsor yang terjadi saat ini, merupakan longsor kedua (susulan), setelah seminggu sebelumnya juga terjadi longsor.
Bahkan, selain hampir membenam satu masjid dan beberapa rumah warga, akibat peristiwa tersebut dua irigasi sawah milik warga setempat ikut longsor.
"Pasca peristiwa itu, keadaannya sangat memperhatinkan. Karena selain satu masjid dan beberapa rumah warga yang nyaris terbenam, dua irigasi sawah warga ikut longsor," kata Gupran, Kepala Desa Sri Tanjung, Kamis (22/2/2018).
Masih kata Gupran, sejak Gupran, sejak terjadinya longsor pertama hingga longsor susulan, belum ada bantuan perbaikan dari Pemerintah daerah.
Padahal akibat peristiwa tersebut, tidak kurang tiga hektar lahan sawah milik warga, terancam kekeringan.
Karena irigasi yang selama ini mengairi lahan sawah tersebut ikut longsor. Parahnya lagi, sawah warga yang terdampak peristiwa longsornya dua saluran irigasi tersebut, baru satu bulan selesai ditanam padi. Dan saat ini tanaman padi milik warga itu sudah menguning, lantaran kekurangan air.
"Atas nama Kepala desa Sri Tanjung, kami mengharapkan bantuan dari pemerintah Kabupaten, untuk membenahi longsor dan irigasi sawah warga ini, " pungkas Gupran. (Syam/ita)