Foto : RSSA Malang (sumber: google)
Foto : RSSA Malang (sumber: google)
MEMOonline.co.id - Sampang - Masyarakat Kabupaten Sampang menjadi resah gara - gara
beredar isu pasien yang positif Covid -19 di Kecamatan Sokobanah dan di Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Berawal, Nurul Aini (4) yang lahir di Selangor Malaysia berkunjung bersama keluarganya ke Malang dan juga berkunjung ke Dusun Poreh, Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang.
Nurul Aini saat itu dalam keadaan demam melanjutkan berkunjung ke keluarga yang lain di Bliker, Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.
Di Sokobanah, Nurul Aini bersama keluarganya sempat sowan hanya sekitar 2 jam ke salah satu Kiai setempat.
Selanjutnya, Nurul Aini pulang ke Malang dan selanjutnya Nurul Aini diperiksa di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Menanggapi hal ini, Rusyamdini, Humas RSSA Malang saat dikonfirmasi mengatakan,
Pasien atas nama Nurul Aini memang di rawat di RSSA Malang.
"Pasien atas nama Nurul Aini dirawat di RSSA Malang," kata Rusyamdini, selasa (24/3/2020).
Disinggung apakah pasien terjangkit virus Covid -19, Rusyamdini hanya mengatakan hasilnya belum keluar.
"Hasil Lab nya belum keluar mas," terangnya.
Disinggung lagi, apakah pasien hanya dalam kategori Pasien Dalam Pantauan (PDP), Rusyamdini Mengiyakan.
"Pasien masuk kategori PDP," katanya singkat.
Terpisah, Muhammad Iqbal Fathoni, anggota Komisi IV DPRD Sampang mengatakan, mendapat laporan dari masyarakat dengan adanya informasi pasien terjangkit Covid - 19 di Sampang, dirinya bersama teman komisi langsung berangkat ke RSSA Malang untuk memastikan agar masyarakat di Sampang tidak resah.
"Setelah sampai di RSSA Malang, pihaknya mendapat informasi bahwa pasien atas nama Nurul (Mahasiswa) sudah pulang," kata Fafan biasa dipanggil.
Ternyata yang di rawat di RSSA Malang yang atas nama Nurul ada dua, satu pasien nurul (4) dan satunya Nurul (Mahasiswa), sehingga kami sempat marah karena infonya Nurul hanya di rawat di IGD dan sudah pulang.
"Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata itu Nurul yang mahasiswa," jelasnya.
Selanjutnya kata Fafan, setelah mendapat informasi bahwa Nurul masih ada di ruang isolasi, pihaknya langsung menelusuri lebih jauh. Pihaknya sempat mendesak rumah sakit agar jangan menutup nutupi kasus ini, dan akhirnya pihak RS mengakui bahwa pasien atas nama Nurul (4) dirawat disini.
"Nurul (4) memang dirawat disini, tapi tidak positif terjangkit Covid -19," tandasnya. (Fathur)