Foto: ilustrasi
Foto: ilustrasi
MEMOonline.co.id, Sumenep - Tes komputer bagi pendaftar pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dimulai sejak Senin, 27 Januari 2020.
Pada hari pertama pelaksanaan tes, sejumlah peserta diketahui membawa jimat. Hal itu diketahui setelah petugas panitia melakukan pengecekan sebelum masuk ke ruangan tes di Gedung SKD Batuan.
Dihari ketiga ini, Rabu 29 Januari 2020, salah satu calon PNS tidak diperbolehkan mengikuti tes lantaran tidak disiplin waktu. CPNS tersebut diketahui telat datang ke tempat tes. Alhasil, panitiapun langsung memberikan peringatan kepada pendaftar tersebut.
"Sesuai kebijakan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan panitia, setiap peserta yang datang terlambat tidak diperkenankan masuk ke ruang tes," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Abdul Madjid, Rabu 29 Januari 2020.
Dalam kebijakan tersebut, lanjut dia, peserta diharuskan datang enam puluh menit sebelum seleksi tes digelar. Selain itu, peserta juga diharuskan melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum masuk ke ruang tes.
"Panitia telah menyediakan ruang tunggu bagi peserta. Jadi kami menghimbau alangkah lebih baik datang sebelum pelaksanaan tes akan dimulai," terangnya.
Madjid melanjutkan, dari ribuan peserta yang mengikuti tes di SKD tersebut, formasi guru berada di ranking teratas, sementara yang akan diambil hanya 310 orang dari berbagai formasi.
"Untuk kebutuhan yang akan diambil hanya 310 orang saja, nanti peserta akan tahu sendiri secara langsung lulus dan tidaknya, jadi tidak akan ada permainan," jelasnya.
Bahkan lanjut Madjid, sebelum peserta masuk ke ruangan sudah dilakukan sterilisasi dengan menggunakan metal detektor, melibatkan tim Saber Pungli dan menggunakan kamera pengintai.
"Di Ruang 1 dan 2 saja ada dua CCTV, dari 10 CCTV yang kita pasang untuk pelaksanaan tes ini, kita juga libatkan tim saber pungli dan juga menggunakan metal detektor," ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, juga memastikan, pelaksanaan tes secara bertahap CPNS 2019, bebas dari intervensi siapapun. (Fiq/diens)