Tak Satupun Petugas Terpantau Melakukan Penertiban, Arus Lalulintas di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan Macet Tiap Hari

Foto: Kondisi Arus Laluluntas di pasara tradisional kolpajung pamekasan
1178
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Warga Kelurahan Kolapajung, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mengeluhkan kemacetan yang terjadi di Pasar Tradisional Kolpajung.

Sebab, kemacetan yang terjadi di pasar tradisuonal Kokpajung yang posisinya berada dipinggir jalan utama, bukan hanya terjadi sekali saja, melainkan peristiwa tersebut terjadi setiap hari, khususnya pada pagi hari.

Hal itu dikarenakan, para pengunjung memarkir sembarangan kendaraannya di sisi kanan kiri jalan.

Sehingga ruas jalan menjadi sempit, dan  membuat kondisi lalu lintas di ruas jalan tersebut menjadi sembrawut dan macet.

Parahnya lagi, tak satupun petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan maupun dinas lainnya, terpantau melakukan penertiban, dan terkesan membiarkan kendaraan diparkir secara liar.

Pantauan MEMOonline.co.id di lokasi, terlihat parkir kendaraan roda 4 dan roda 2 tidak beraturan, memadati sepanjang bahu jalan.

Sehingga, kondisi tersebut dikeluhkan Deki, salah seorang warga setempat. Menurutnya, terjadinya kemacetan di Pasar Tradisional Kolapjung Pamekasan dipastikan terjadi setiap pagi hari.

"Kemacetan di belokan pasar Kolpajung itu dikarenakan banyaknya parkir mobil dan motor liar yang terparkir di bahu jalan. Apalagi jalan di pasar itu merupakan akses jalan utama," kata Deki, saat dimintai keterangan usai melewati kemacetan.

Selain daripada Deki, hal serupa disampaikan Rahem, warga Kelurahan Kowel. Kata Rahem, kemacetan di area tersebut disebabkan tidak adanya petugas Dishub.

"Ya macet terus setiap hari. Apalagi banyak kendaraan angkutan umum yang masih terparkir di depan pasar yang terlihat sesak. Masih ditambah adanya parkir liar. Ya semakin macet," keluhnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Pamekasan, Ajib Abdullah mengatakan, soal kemacetan di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan dirinya sudah mengerahkan patugas untuk patroli.

Padahal, kenyataan di lapangan tidak ada satupun petugas Dishub. Petugas hanya stenbay area parkir khusus pengunjung (di dalam pasar).

Bahkan soal kemacetan di Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan, Ajib melempar tanggungjawabnya ke koordinator pasar.

"Per 1 Juli 2019 ini kewenangannya ada di koordinator pasar. Kami sudah membeli mobil derek untuk difungsikan menertibkan parkir liar itu," ucap Ajib. (Faisol/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan baterai...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

Komentar