Foto: Paksi Jaladara
Foto: Paksi Jaladara
MEMOonline.co.id, Lumajang – Setelah sepak terjangnya cukup meresahkan dan sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, aksi Paksi Jaladara (29), warga Desa Mlawang Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, akhirnya dihentikan Tim Cobra Polres Lumajang, Selasa (18/6/2019).
Paksi Jaladara dibekuk Tim Cobra di rumahnya tanpa ada perlawanan. Dan penangkapan Paksi Jaladara tersebut, dipimpin langsung Ka. Tim Cobra AKP Hasran Cobra.
Selain mengamankan Paksi, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu laptop dan tiga hand phone yang diduga hasil kejahatan.
"Setelah kami menerima Informasi dari masyarakat tentang profil pelaku yang sudah kami incar, maka kami langsung melakukan penyelidikan sebelum melakukan penangkapan,” kata Ka. Tim Cobra AKP Hasran Cobra.
Ditambahkan Hasan Cobra, penangkapan tersebut dilakukan petugas karena banyaknya laporan masyarakat terkait sepak terjang Paksi Jaladara, yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.
Paksi dilaporkan sering meminta uang dengan paksaan kepada masyarakat, serta suka nyelonong masuk ke rumah orang tanpa permisi.
Bahkan yang paling mersahkan warga, setiap kali ada dia (Paksi Jaladara red), ada saja barang yang hilang,” paparnya.
Oleh sebab itu pihaknya memerintahkan Tim Cobra untuk pantau terus pergerakan Paksi," kata Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, Selasa (18/6/2019).
Bener saja, setelah Tim Cobra melakukan penyelidikan, laporan dari masyarakat tidak meleset.
“Saat digeledah rumahnya, ditemukan ada satu laptop dan tiga handphone diduga hasil kejahatan,” jelasnya.
Bahkan atas ditangkapnya Paksi Jaladara, Kapolres Lumajang juga akan mendalami adanya dugaan kasus lainnya. Karena kata dia, selain mencuri hand phon, pelaku menggunakan nomor hand phone yang dicuri tersebut otorisasi whatsapp, supaya nomor-nomor teman korban bisa muncul kemudian digunakan untuk melakukan penipuan.
"Saat ini Paksi sudah ditetapkan sebagai tersangka, Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan terkait sepak terjangnya selama ini,” pungkasnya. (Hermanto/diens)