Foto: Kantor PDAM Bondowoso
Foto: Kantor PDAM Bondowoso
MEMOonline.co.id, Bondowoso - Masyarakat keluhkan pelayanaan PDAM yang buruk, pasalnya air PDAM milik pemerintah ini sudah tiga hari tidak dapat digunakan terhitung dari Tanggal 25-27 belum bisa digunakan, ironisnya lagi dari pihak PDAM tidak memberikan informasi kejelasan kepada Masyarakat. Senin (27/5/2019).
Matinya aliran air berbayar ini dialami beberapa Desa yang berada di Kec. Sukosari dan Kec. Tapen Kab. Bondowoso, Warga mempertanyakan bagaimana air mati sampai Tiga hari tidak berfungsi tetapi tidak ada informasi kejelasan dari kantor Pelayanan yang berada di Kec. Sukosari.
Ibu Yudi warga Sukosari sangat kecewa dengan matinya aliran PDAM, karena air adalah merupakan kebutuhan utama dalam kegiatan sehari hari dan juga kebutuh Bahan pokok, "Kenapa PDAM tidak segera memberikan kejelasan dengan matinya air yang disalurkan kewarga warga, saya mohon kepada Pemerintah untuk segera menangani keluhan dan masalah yang di alamai masyarakat", Ungkapnya.
Begitu juga dengan Endang warga Kec. Tapen Desa Wonokusumo, Dia rela membeli air galon untuk Mandi, Memasak, dan mencuci Pakaian Keluarganya, Kareana daerah ini merupakan dataran tinggi yang tidak bisa dijangkau oleh Bor Air atau sumur galian, "Selama tiga hari ini Saya membeli air galon Mas untuk keperluan Keluarga, Jadi mau gak mau ya harus beli, karena daerah Saya memang tidak ada sumber mata air", Pungkasnya.
Harapan masyarakat PDAM segera memberikan kejelasan akan nasib warga dua Kecamatan tersebut, karena ini sudah termasuk krisis air yang sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Semoga Pemkab. Bondowoso segera memperhatikan warganya dengan adanya tindakan tindakan untuk memecahkan masalah ini, Karena daerah tersbut merupan kawasan dataran tinggi yang tidak bisa menjangkau sumber mata air. (Arik/diens)