Lecehkan Profesi Wartawan di Medsos, Pria Inisial AFR Dilaporkan Puluhan Jurnalis Kota Batu ke Polres 

Foto: Agus Susanto, Wartawan Surabayapost.co.id saat menandatangani bukti laporan dari SPKT Polres Batu
2583
ad

MEMOonline.co.id, Kota Batu - Puluhan Jurnalis yang bertugas di Kota Batu, melaporkan seorang warga Jl. Brantas, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, ke Mapolres setempat, Minggu (26/5/2019).

Laporan puluhan wartawan itu dilakukan karena merasa risih  dengan Pria berinisial AFR, yang dianggap telah melecehkan profesi jurnalis di media sosial grup WhatsApp Forum Warga Batu (FWB).

Laporan tersebut merupakan buntut dari permasalahan kala ia memosting tulisan di grup WA FWB, pada Minggu (26/5/2019).

Narasinya di grup WA FWB berisi tentang tuduhan dan melecehkan profesi wartawan, yang seakan-akan pekerjaan jurnalis itu selalu meminta-minta sumbangan kepada dinas maupun instansi.

"Coba lihat menjelang hari raya ini...pasti banyak LSM dan wartawan yg masuk2 ke instansi2 dgn modus kegiatan atau apalah....klw ini tidak dilayani berimplikasi kurang baik..dilayani sbnrnx tdk ada anggarannx... lantas, bagaimana menyisihkannx," demikian narasi WA terlapor di grup WA FWB dalam beberapa postingan.

Buntutnya, puluhan jurnalis di Kota Batu mendatangi Mapolres Batu guna membuat laporan kepolisian.

"Tulisan (narasi) tersebut berisi melecehkan semua wartawan, karena tidak menyebutkan spesifik siapa (wartawan) yang dimaksud oleh terlapor," kata Agus Susanto, wartawan di Kota Batu.

Menurut ia, tulisan yang berisi pelecehan itu dibuat dalam beberapa sesi atau postingan dengan kata-kata berbeda namun intinya sama. Tak hanya itu saja, bahkan terlapor tersebut juga mengirimkan pesan secara pribadi.

Wartawan senior ini juga menuturkan, tulisan terlapor sangat merugikan insan pers yang mencari berita dan mengabarkannya ke khalayak, tapi malah dituduh meminta minta sumbangan.

"Dia (terlapor) WA saya secara pribadi, dengan mengatakan jangan memanas-manasi, kalau tidak puas silahkan melapor. Dengan mencuatnya tulisan itu, benar-benar melecehkan profesi kami sebagai wartawan, dan itu sangat merugikan sekali," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu wartawan yang tergabung di group WA FWB, Putut Priyono, ST. Ia mengaku juga merasa dilecehkan dengan tulisan tersebut.

"Kami sangat menyayangkan adanya tulisan di grup WA FWB yang mendeskreditkan profesi wartawan itu seolah-olah suka meminta-minta. Terus terang kami tersinggung sekaligus kecewa, dan wajar saja jika rekan-rekan seprofesi dengan kami melaporkan kejadian tersebut," terang Putut.

Ia berharap, hal tersebut dilaporkan ke polisi agar bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan bisa menghargai serta menghormati profesi seorang jurnalis.

"Supaya ke depan tidak menjalar dan menimpa semua wartawan. Tidak lagi menghina dan melecehkan profesi wartawan dengan seenaknya sendiri," tandas dia.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Batu, AKP Anton Widodo, SH, yang menerima laporan dari para jurnalis, mengatakan diperlukan tindakan penyelidikan dahulu secara mendalam.

"Kami akan menyelidiki dahulu. Namun, kami juga berkoordinasi dan mendatangkan ahli bahasa. Jika memang ahli bahasa mengatakan bahwa itu memang bahasa melecehkan, maka otomatis kami bakal meningkatkan ke proses penyidikan kepada yang bersangkutan (terlapor)" jelasnya.

Perwira polisi ini juga menambahkan, siapa pun tidak boleh melecehkan profesi seseorang. Apa pun profesinya, sepanjang tidak melanggar hukum, tetap harus dihormati.

"Terlebih pekerjaan sebagai seorang jurnalis, profesi yang sangat mulia sekali. Jadi, seharusnya tidak serta merta dilecehkan maupun dihina," pungkasnya. (Risma/diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan baterai...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

Komentar