Pemkab Bekasi Janji Penuhi Target Cetak 1000 Wirausaha Baru Hingga Akhir 2018

Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Saat Pelatihan Dan Pencetakan Wirausaha Baru
1072
ad

MEMOonline.co.id, Bekasi - Cikarang Pusat - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perindustrian, akan melanjutkan kembali pencetakan wirausaha baru dimana saat ini baru tercetak sekitar 600 wirausaha baru dan Insya Allah sampai akhir 2018 akan menambah kembali sekitar 400 wirausaha baru yang totalnya akan menjadi 1000 wirausaha baru.

"Sejak di luncurkan program wirausaha baru di awal tahun 2018, pelatihan yang dilakukan sebanyak enam kali dimana ada 600 wirausaha baru yang tercetak dan Insya Allah sampai akhir tahun 2018 ini akan di tambah 400 sehingga menjadi 1000 wirausaha baru," ujar Sekretaris Dinas Perindustrian Kabupaten Bekasi, Juniardiana Rosatijawan.

Menurut Juniardiana, program wirausaha baru merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Bekasi untuk lima tahun mendatang dan berharap pencetakan lima ribu (5000) wirausaha baru di Kabupaten Bekasi bisa tercapai dengan demikian akan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran yang ada di Kabupaten Bekasi.

Adapun tujuan dari program pencetakan wirausaha baru tersebut terlebih dahulu akan dititik beratkan pada pemberian materi mental block terutama bagi pemula untuk lebih bermotivasi menjadi wirausaha baru yang kemudian akan dilanjutkan dengan memberi pelatihan sesuai dengan kemampuan, seperti apa nantinya bisnis yang akan dibangun.

"Kita membuat pelatihan dengan tiga kelompok dengan tujuan untuk memudahkan kita mau ke arah mana mereka akan berwirausaha. Karena kalau kita anggap mereka satu kelompok, pasti ada yang sudah pernah tapi baru mau akan. Jadi di harapkan dari 1000 wirausaha baru itu bisa dikaitkan dengan Industri Kecil Menengah (IKM), guna menambah daya saing di Kabupaten Bekasi, "tuturnya.

"Di perindustrian sedang dirintis dan difokuskan pada industri kecil berbasis logam. Kabupaten Bekasi sendiri merupakan daerah yang memiliki kawasan industri terbesar di Asia Tenggara namun peran Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis mesin, logam, elektronika yang ada di Kabupaten Bekasi belum pernah mendapatkan order dari industri besar tersebut,"lanjutnya.

Maka dari itu pihaknya akan mencoba membuat sentra produk logam ke depannya, dimana didalamnya ada tukang bubut, tukang dinamo, yang bikin mesin, yang mereparasi juga. Jadi para wirausaha baru ini tak hanya cuma jadi pendukung saja tapi juga harus bisa tampil menciptakan mesin yang canggih. (Bam/Diens)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

Komentar