Serapan APBD di Sumenep Rendah, Wabup Bilang: Itu Bukan Kesalahan OPD

Foto: Achmad Fauzi Wakil Bupati Sumenep
941
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep -Rendahnya serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timu,  hingga memasuki triwulan ke tiga tahun ini,  bukan karena faktor keterlambatan proses di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Melainkan karena banyak rekanan, yang belum mengajukan pencairan termin anggaran.

Akibatnya,  serapan  APBD hingga memasuki triwulan ke 3, masih 25 persen.

"Untuk serapan anggaran 2018 baru 25 persen," kata Achmad Fauzi, Wakil Bupati Sumenep, Selasa (10/7/2018).

Namun begitu, Fauzi memastikan semua proses lelang di LPSE selesai semua. Sesuai aturan, anggaran pekerjaan diatas Rp200 juta harus melalui proses lelang.

"Kami mencoba serapan anggaran mulai tahun ini lebih cepat. Berdasarkan laporan yang kami terima ada pekerjaan yang mencapai 70-80 persen, tapi belum mengajukan realisasi tagihan," ujarnya.

Fauzi menargetkan serapan APBD tuntas di Bulan Agustus mendatang.

"Agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan, semua pekerjaan yang dibiayai APBD murni harus selesai Agustus. Karena saat ini sudah memasuki pembahasan APBD Perubahan (PAK)," tegasnya. (Ita/diens).

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pelaksanaan Rubaru Agro Wisata Fest 2026 yang berlangsung di Lapangan Banasare, Kecamatan Rubaru, menjadi sorotan publik....

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui berbagai program inovasi yang digagas...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

Komentar