Lagi ! Pasar Gurem Pamekasan Diamuk Si Jago Merah

Foto saat memadamkan api di pasar Gurem Pamekasan
1886
ad

MEMOonline.co.id, Pamekasan - Lagi-lagi Kabupaten Pamekasan dihebohkan dengan amukan sijago merah. Kali ini, sijago merah hampir menghanguskan toko di Pasar Gurem, yang berada di Desa Laden, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (01/07/2018).

Informasinyang dihimpun memoonline.co.id, toko yang hampir diludeskan itu milik H. Muzanni, warga Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Kebetulan, pada saat kejadian, pemilik toko sedang tidak berada di toko tersebut, sehingga tidak mengetahui akan terjadinya kebakaran yang hampir menghanguskan tokonya.


Budi Cahyono, Posdalops BPBD Pamekasan mengatakan, kejadian kebakaran itu sekitar pukul 18.15 WIB.

"Korban jiwa nihil, kerugian tumpukan tempat telur dan botol-botol saus yang terbakar," kata Budi.

Ia mengatakan, saat memadamkan api, BPBD Pamekasan dibantu Damkar, anggota Polsek dan Babinsa setempat dan masyarakat.

"Api dapat dipadamkan 15 menit kemudian oleh Damkar, BPBD, Polsek, Babinsa dan di bantu masyarakat setempat," tuturnya.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan, bahwa kejadian itu masih belom diketahui penyebabnya.

"Penyebabnya masih di selidiki pihak Kepolisian," pungkasnya. (Faisol)

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Gelaran Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (POPKAB) Lumajang yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di bawah naungan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Ketika dunia seringkali terasa dingin, ada sinar kebaikan yang tetap bersinar. Demikian yang terjadi di rumah duka Agus...

MEMOonline.co.id. Sampang- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Kabupaten Sampang terus memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap kasus perampokan yang...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Sebuah pengumuman beredar di kalangan pelaku usaha tambang di wilayah Gladak Perak, pasca meninggalnya seorang pekerja...

Komentar