Wujudkan Kedaulatan PETANI Berbasis Agrobisnis Kerakyatan, Kementerian Pertanian Jalin Sinergisitas Dengan PETANI

Foto: PETANI saat gelar workshop peningkatan kompetensi ketenagaan pelatihan pertanian yang dilaksanakan di kota Yogyakarta.
969
ad

MEMOonline.co.id, Yogyakarta - Dalam rangka mewujudkan kedaulatan PETANI berbasis kerakyatan, Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), bersinergi dengan Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI), yang dalam hal ini diwakilkan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PETANI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu diwujudkan dalam workshop peningkatan kompetensi ketenagaan pelatihan pertanian yang dilaksanakan di kota Yogyakarta.

Pada workshop tersebut DPW PETANI DIY menyampaikan materi ‘Strategi Pengelolaan Pelatihan Untuk Menciptakan Peluang Usaha’.

Dalam pemaparannya yang disampaikan oleh Asti Irwandiyah Sekretaris DPW PETANI DIY menyampaikan bahwa, "struktur badan eksekutif dan lembaga-lambaga otonom yang ada di dalam PETANI sesuai dengan Anggaran Dasar-Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) PETANI, dimana badan eksekutif dan lembaga-lembaga otonom tersebut masing-masing berperan sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk dapat membantu kemajuan pendidikan dan kesejahteraan para PETANI."

Sama juga halnya dengan apa yang selalu disampaikan terhadap internal Keluarga Besar PETANI oleh Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati.

Asti menambahkan, "kalau di tingkat Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PETANI memiliki lembaga otonom seperti Sekolah Pemuda Pertanian Terpadu (SPPT), sedangkan ditingkat DPW juga memiliki lembaga otonom Sekolah Petani Muda Darllos (SPMD), karena di Sekolah PETANI inilah para anggota PETANI dididik dan dibukakan wawasan tentang pentingnya ilmu pengetahuan dan peluang serta potensi pasar yang ada."

Para anggota PETANI bisa menggunakan waktu menunggu masa panen dengan memproduksi sesuatu yang pemasarannya melalui Warung PETANI. Sistem dan prinsip Warung PETANI ini pun adalah dari PETANI oleh PETANI-dan untuk PETANI dengan semangat gotong royong serta berbasis agrobisnis kerakyatan.

Selain Warung PETANI produk juga dipasarkan melalui Jaringan Pemasaran PETANI baik online dan offline. Karena pasar adalah masalah utama PETANI selama ini, oleh sebab itu Jaringan pemasaran dan Warung PETANI akan dapat membantu PETANI untuk memasarkan produknya. Diharapkan juga bahwa para PETANI dapat mandiri dari hulu hingga hilir.

Workshop yang diikuti oleh para Widyaiswara yang ada di bawah Kementan di seluruh Indonesia. Dengan dimoderatori Ir. Lia Ratna Ernalia yang selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan BPPSDMP Kementan.

Ir. Lia Ratna Ernalia dalam forumnya, menyampaikan bahwa, "saya menyambut baik dengan apa yang sudah dipaparkan dari program-program PETANI dinilai sangatlah membantu negara dalam hal penanganan kesulitan PETANI."

Beliau juga meminta kesediaan PETANI untuk kedepannya menjalin kerjasama dengan Kementan khususnya BPPSDMP untuk wujudkan kedaulatan PETANI berbasis agrobisnis kerakyatan.

Workshop ini juga dihadiri oleh Anggit Bimanyu yang selaku Ketua DPW PETANI DIY, M.Darul Chasan Kepala SPMD DPW PETANI DIY,  Peter Michael D., Tenaga Ahli Lingkungan Hidup DPW PETANI DIY dan Ari Kusharyono Pengurus DPC PETANI Kab. Bantul. (*)

Sumber : Bidang Propaganda dan Jaringan PETANI

 

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Komisi Informasi (KI) Kabupaten Sumenep terus menegaskan peran strategisnya dalam menjamin hak masyarakat atas keterbukaan...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batu berhasil mengamankan seorang pria, yang diduga kuat sebagai bagian...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dipastikan tetap stabil dan aman...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Komando Distrik Militer (Kodim) 0821/Lumajang kembali menegaskan peran strategisnya dalam mendukung penguatan ekonomi...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep kembali menggencarkan edukasi hukum kepada pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah...

Komentar