Tekan Stunting Kepulauan, Pemkab Sumenep–SKK Migas KEI Luncurkan Program “Suapan Cinta” di Pagerungan

Foto: Pemkab Sumenep–SKK Migas KEI saat Luncurkan Program “Suapan Cinta” di Pagerungan
513
ad

MEMOonline.co.id. Sumenep- SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melaksanakan program Sumenep Asupan Pangan Ceria Indah Merata (Suapan Cinta) di Desa Pagerungan Kecil dan Pagerungan Besar.

Kolaborasi ini digagas sebagai bentuk penegasan peran Pemkab Sumenep bersama KEI dan para pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penanganan stunting, khususnya di wilayah kepulauan dan area kerja Kangean Energy Indonesia.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan wujud sinergi multipihak untuk menekan angka stunting di wilayah kepulauan yang menjadi sasaran prioritas.

“Dalam program Suapan Cinta, terdapat edukasi gizi, pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita, serta pemberian susu untuk balita dan ibu hamil,” jelas Anwar, Rabu (14/1/2026).

Ia menegaskan, realisasi Suapan Cinta merupakan ikhtiar bersama antara DPMD, SKK Migas–KEI, serta pemerintah desa Pagerungan Besar dan Pagerungan Kecil dalam menekan angka stunting di Kabupaten Sumenep.

“Kami optimistis, pendekatan ini lebih tepat sasaran karena tidak hanya memberikan bantuan pangan, tetapi juga edukasi langsung. Ada sentuhan psikologis untuk memotivasi keluarga sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pagerungan Kecil, Halilurahman, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran langsung Pemkab Sumenep dan KEI dalam program tersebut.

“Selama ini bantuan biasanya hanya diserahkan tanpa sosialisasi langsung. Karena itu, kami berterima kasih kepada DPMD, SKK Migas, dan KEI yang menjadikan pulau kami sebagai lokasi awal program Suapan Cinta,” katanya, Kamis (15/1/2026).

Ia berharap seluruh pihak terus memberikan dukungan agar misi pengentasan stunting dapat terwujud. “Mudah-mudahan stunting tidak ada lagi di Pulau kami,” imbuhnya.

Di sisi lain, Manager PGA Kangean Energy Indonesia, Kampoi Naibaho, juga menyatakan optimisme terhadap keberhasilan program Suapan Cinta di Pagerungan Kecil dan Besar.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan sangat relevan dengan kondisi masyarakat di wilayah kerja KEI.

Bahkan, pihaknya akan turut memantau pendampingan PMT serta pemberian susu bagi balita dan ibu hamil.

“Kami berdialog langsung dengan warga sasaran, kader posyandu, dan tenaga kesehatan. Pendekatan ini sangat bernilai,” ungkap Kampoi.

Ia berharap sinergi melalui program Suapan Cinta dapat berkelanjutan hingga target penurunan stunting tercapai.

“Ayo bersama-sama kita dukung program ini, agar kehadiran pemerintah dan KEI benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Penulis     :    Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Persidangan perkara dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep memasuki fase...

MEMOonline.co.id. Sampang- Lima tahun tanpa ada kejelasan kasus dugaan korupsi Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, mantan kepala desa Batuporo...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Menanggapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax yang turut menambah beban pengeluaran operasional,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Seorang warga Desa Barat Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang insial 'ES', dilaporkan atas dugaan pencurian disertai...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Tim Penasihat Hukum Sinal Abidin, Hari Nugroho, dan Arif Dwi Santoso mengecam keras framing pemberitaan sejumlah media...

Komentar