Foto: Suasana saat sesi foto bersama
Foto: Suasana saat sesi foto bersama
MEMOonline.co.id. Kota Batu- TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pusat Potensi Maritim (Puspotmar) menggelar pelatihan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar, untuk meningkatkan kemampuan prajurit, dalam mengemban tugas pemberdayaan wilayah pertahanan laut.
Pelatihan ini diikuti oleh 200 peserta dari Bintara Satuan Komando Wilayah dan Satnonkowil Jajaran TNI AL, yang digelar pada 31 Agustus-09 September 2025.
Hal itu disampaikan dalam sambutan, Danpusteral Laksmana TNI Albertus Agung Priyo Suseno, yang dibacakan oleh Sekdisteral Kolonel Laut (P) Henricus Prihantoko, M.Tr.Opsla., S.Sos. M.M pada Acara penutupan Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar), bertempat di Lanal Malang, Selasa (9/9/2025).
*Tujuan Pelatihan*
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan kemampuan untuk memberdayakan masyarakat dan potensi maritim di wilayahnya dalam rangka mendukung upaya pertahanan negara.
Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM pengawak organisasi Potmar.
*Materi Pelatihan*
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi, termasuk:
- *Budidaya Kedelai Migo AL*:
Pelatihan ini membahas tentang pengembangan varietas unggul Migo AL 1-89 yang memiliki ketahanan dan potensi panen berulang dalam setahun.
- *Pemberdayaan Masyarakat*:
Pelatihan ini juga membahas tentang bagaimana memberdayakan masyarakat dan potensi maritim di wilayahnya untuk mendukung upaya pertahanan negara.
*Program Ketahanan Pangan*
Program ketahanan pangan TNI AL melalui pengembangan budidaya kedelai Migo AL 1-89 bertujuan untuk mencapai swasembada kedelai nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor kedelai.
Program ini juga mencakup pelatihan bagi prajurit TNI AL untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
*Dukungan dan Kolaborasi*
Program ini melibatkan sinergi antara TNI AL, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, Perhutani, serta perusahaan swasta yang siap menyerap hasil produksi.
Kementerian Pertanian juga siap membeli langsung hasil panen dari petani.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para prajurit TNI AL dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengemban tugas pemberdayaan wilayah pertahanan laut dan mendukung program ketahanan pangan nasional.
Penulis : Risma
Editor : Udiens
Publisher : Syafika Auliyak