Prihatin Banyak Korban, Kades Keles Perbaiki Jalan Berlubang dengan Biaya Pribadi

Foto: Suasana Perbaikan Jalan Berlubang dengan Biaya Pribadi
1678
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Kecelakaan akibat jalan berlubang kembali menjadi sorotan, terutama di jalur alternatif wilayah utara yang menghubungkan Sumenep dengan Ambunten.

Kondisi jalan berlubang, khususnya saat musim penghujan, kerap membahayakan pengendara, terutama pengguna sepeda motor.

Menanggapi hal ini, Kepala Desa Keles, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Hosnan, mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan berlubang menggunakan dana pribadi.

Dengan alat seadanya, ia bersama warga setempat bergotong royong menambal lubang-lubang besar menggunakan pasir dan semen.

"Kondisi jalan ini sangat meresahkan. Sudah banyak korban jatuh, sementara jalan ini masih berada di wilayah Desa Keles. Karena itu, saya langsung turun tangan memperbaikinya," ujar Hosnan saat dikonfirmasi oleh Memo Online.

Langkah Hosnan ini mendapat apresiasi dari warga yang merasa terbantu dengan perbaikan jalan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan lebih besar untuk memperbaiki kondisi jalan demi keselamatan pengguna jalan.

Penulis     :   Ibnu

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan...

MEMOonline.co.id. Lumajang- Pemerintah Kabupaten Lumajang menilai publikasi pemerintah kini tidak lagi sekadar pelengkap aktivitas birokrasi, tetapi...

MEMOonline.co.id. Jember- Kecelakaan terjadi di Jalan Ahmad Yani NO 130 tepatnya di Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari kebupaten Jember melibatkan...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Proyek pengurangan resiko bencana Gunung Berapi di sungai aliran lahar Semeru Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Lumajang, Nor Holik, menghadiri langsung acara peresmian organisasi MADAS (Madura Asli...

Komentar