Pemkab Sumenep Alokasikan Rp 31,6 Miliar dari DBHCHT untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan Gratis

Foto: Suasana di kantor Dinkes P2KB Sumenep
1287
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Pemerintah Kabupaten Sumenep mengalokasikan Rp 31,6 miliar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui program Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasah, melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Moh. Nur Insan, menjelaskan bahwa DBHCHT yang diterima pihaknya tahun ini digunakan untuk dua program utama.

Pertama, sebesar Rp31,6 miliar dialokasikan untuk pembayaran asuransi kesehatan masyarakat melalui program PBID. Sedangkan yang kedua, sebesar Rp2,5 miliar untuk kebutuhan barang habis pakai.

“Sebagian besar DBHCHT yang kami terima, yakni Rp31,6 miliar, digunakan untuk program PBID itu,” jelas Nur Insan.

Nur Insan menargetkan serapan anggaran DBHCHT untuk program PBID mencapai 100 persen pada Desember 2024.

"Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati layanan kesehatan gratis di seluruh fasilitas kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP," tukasnya

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Seorang pria berinisial I, warga Dusun Blumbang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

MEMOonline.co.id. Jember- Sebuah video kecelakaan antara kereta api dan sepeda motor di Kabupaten Jember viral di grup WhatsApp, Rabu (13/5/2026)...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mulai mengintensifkan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar...

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Kota Probolinggo kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan ekonomi dan pengentasan kesenjangan sosial....

MEMOonline.co.id. Probolinggo- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan berbasis Unit Kompetensi Kejuruan Processing...

Komentar