Bupati Sumenep Perkuat Komitmen untuk Anak Yatim dan Duafa dalam Kunjungan ke Ponpes Lirboyo

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, saat berkunjung dan sowan ke Pengasuh Ponpes Lirboyo KH. Anwar Mansyur
1478
ad

MEMOonline.co.id, Sumenep- Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Senin (30/9/2024).

Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dan juga memenuhi undangan keluarga besar Ponpes Lirboyo, yang sebelumnya pernah mengundang Achmad Fauzi dalam sebuah acara di Sumenep.

Achmad Fauzi tiba di pesantren yang dikenal sebagai pusat pendidikan agama itu sekitar pukul 10.00 WIB. Ia disambut hangat oleh santri dan pengasuh Ponpes, KH. Anwar Mansyur, yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah PWNU Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, KH. Anwar Mansyur menyampaikan pesan penting mengenai perhatian terhadap anak yatim dan kaum duafa.

"Mereka adalah generasi penerus kita. Tanggung jawab kita sebagai masyarakat adalah memberikan kasih sayang dan perhatian yang layak kepada mereka. Openi (perhatikan) anak yatim dan kaum duafa," ujarnya. Pesan tersebut disambut baik oleh Achmad Fauzi, yang selama ini dikenal peduli terhadap anak yatim dan duafa di Sumenep.

Sejak menjabat sebagai Wakil Bupati hingga Bupati, Fauzi telah aktif dalam berbagai program sosial untuk kesejahteraan masyarakat kurang mampu.

"Program ini akan terus kami jalankan demi mendukung anak-anak yatim dan kaum duafa di Sumenep," ungkapnya.

Fauzi juga menyebutkan beberapa inisiatif, seperti santunan bagi anak yatim dan beasiswa untuk santri berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Ia bahkan berencana memberikan pendidikan gratis hingga jenjang S1 bagi anak yatim dari guru ngaji di Sumenep.

"Kami ingin memastikan setiap anak di Sumenep memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak," tambahnya.

Kunjungan ini memperkuat komitmen Fauzi dan menjadi momen penting dalam merumuskan langkah-langkah untuk meningkatkan kesejahteraan anak yatim dan duafa di Sumenep.

KH. Anwar Mansyur juga memberikan nasihat bijak mengenai pentingnya kepemimpinan yang adil dan peduli terhadap masyarakat kecil.

“Kepemimpinan yang baik adalah yang selalu ingat bahwa tanggung jawab kita tidak hanya kepada mereka yang memiliki, tetapi juga kepada yang kurang beruntung,” katanya.

Achmad Fauzi mengaku terinspirasi oleh nasihat tersebut dan berkomitmen menjadikannya salah satu pilar program kerjanya. Silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama, di mana KH. Anwar Mansyur mendoakan Fauzi agar senantiasa menjadi pemimpin yang amanah dan peduli rakyat.

Fauzi menegaskan bahwa komitmennya tidak hanya selama masa kampanye, tetapi akan terus menjadi fokus setelah terpilih, demi menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera, di mana anak yatim dan duafa mendapat perhatian yang layak.

Penulis     :   Alvian

Editor        :   Udiens

Publisher  :  Syafika Auliyak

ad
THIS IS AN OPTIONAL

Technology

MEMOonline.co.id. Sumenep- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

‎MEMOonline.co.id. Lumajang- Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten...

MEMOonline.co.id. Kota Batu- Dalam upaya memperkuat sinergi antara tata kelola energi nasional dan kebijakan fiskal di daerah, SKK Migas Perwakilan...

MEMOonline.co.id. Sumenep- Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumenep berlangsung semarak dengan digelarnya Pawai Lampion,...

MEMOonline.co.id. Lumajang-‎ Usaha pengolahan kayu CV Surya Agro Mandiri yang beralamat di Desa Ledoktempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten...

Komentar